Chef Gary dari Skotlandia Puji Kelengkapan Kampus BTP Batam

0
526
MAHASISWA BTP Batam saat belajar menyajikan makanan, baru-baru ini. F-istimewa

BATAM – Batam Tourism Polytechnic (BTP) Batam sukses menggelar BTP Culinary Challenge Competition 2018 dengan menghadirkan Chef Gary Maclean dari Skotlandia. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-4.

Chet Gary Maclean ia merupakan Pemenang Master Chef 2016 di Skotlandia. Ia sering tampil di TV Skotlandia sebagai celebrity chef dan juga chef Lecturer di City of Glasgow College.

Event ini juga dihadiri oleh peserta dari chef hotel-hotel Bintang 4 di Batam. Acara berlangsung pada tanggal 5 September 2018 jam 09.00 – 17.00 WIB, lalu.

Sekretaris Yayasan Vitka yang menaungi BTP, Aprizal Bobo, mengatakan, City of Glasgow College merupakan perguruan tinggi pendidikan lanjutan di Glasgow, Skotlandia yang menjalin kerja sama dengan kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) Batam, Kepri.

Perguruan tinggi yang baru diciptakan dari penggabungan tiga perguruan tinggi Glasgow ternama di Skotlandia ini yakni Central College, Glasgow Metropolitan College dan Glasgow College of Nautical Studies, nantinya akan membuka kelas dalam bidang pengembangan kuliner di Batam.

Kelas diadakan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata, khususnya bidang kuliner.

”Untuk Indonesia, BTP merupakan sekolah pariwisata pertama yang melakukan MoU dengan sekolah pariwisata tingkat dunia,” ujarnya, baru-baru ini di Batam.

Sambung dia, Chet Gary Maclean, juga memuji kelengkapan dan kemewahaan kampus BTP. Ia mengklaim BTP salah satu kampus sudah bertaraf internasional.

Acara ini juga dihadiri para petinggi pemerintahan Provinsi Kepri dan Kota Batam. Juga dihadiri Mantan Menteri Pan & RBM Asman Abnur.

Kata dia, BTP akan mencetak sarjana, (Diploma IV) di bidang hospitality manager, executive chef, dan pengusaha.

Hadir dengan tiga jurusan yakni Room Division Management diproyeksikan akan menjadikan pengusaha dan manager di bidang perhotelan dan usaha, Food and Beverage Management diproyeksikan akan menjadi pengusaha.

Manager di bidang perhotelan dan perindustrian makan dan minum seperti villa, apartement, kapal pesiar, bandara, penerbangan, dan Culinary Management yang diperuntukkan untuk menjadi pengusaha executive chef di industri makanan dan minuman.

”Semua program ini agar mencetak tamatan yang siap pakai, baik di dunia industri maupun wirawasta,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bagi mahasiswa dari luar Kepri, disediakan mes atau tempat tinggal. Baru-baru ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi rumah susun sewa (rusunawa) untuk mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BTP), Maret lalu.

Rusunawa ini berada di sebelah Kampus BTP di Jalan Gajahmada Komp. Vitka City. Tidak sekadar mengecek bangunan yang sudah rampung, Basuki juga menyerahkan secara simbolis rusun ini kepada pihak BTP agar dikelola dan dihuni oleh para mahasiswa.

Saat itu, Basuki mengatakan, rusunawa ini akan difungsikan sebagai asrama, karena sebagian besar mahasiswa BTP berasal dari luar Batam dan pulau-pulau sekitar Batam.

”Setidaknya dengan adanya rusunawa ini, para mahasiswa tersebut tidak perlu jauh mencari tempat tinggal selama menuntut ilmu di BTP ini,” kata Basuki.

Setiap kamar dirancang dengan ukuran 24 meter persegi dan terdiri dari 37 unit. Dua unit di antaranya yang berada di lantai satu, khusus untuk penyandang disabilitas. Ada pun kapasitas unit di lantai satu sebanyak 44 orang, lantai dua dan lantai tiga mampu menampung masing-masing 52 orang.

Total jumlah mahasiswa yang dapat menempati rusun ini adalah 148 orang. Rusunawa tersebut juga dilengkapi fasilitas umum seperti toilet komunal di masing-masing lantai, ruang serbaguna dan ruang pengelolaan berada di lantai dasar.

Kemudian terdapat jaringan listrik, air bersih, serta meubeler berupa tempat tidur tingkat, meja belajar, kursi belajar, lemari pakaian serta pendingin ruangan atau AC.

Basuki menuturkan, pembangunan rusunawa untuk mahasiswa di berbagai daerah, salah satunya Batam, merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here