Christopher Laursent Beri Kuliah Energi Terbarukan

0
748
KULIAH UMUM: Christopher Laursent (berdiri) dari SERIS NUS Singapura memberikan materi kuliah umum tentang energi terbarukan bagi mahasiswa Fakultas Teknit (FT) UMRAH di Senggarang. F-IST

Tanjungpinang – FAKULTAS Teknik (FT) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang menggelar kuliah umum energi terbarukan untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Elektro.

FT UMRAH mendatangkan Christopher Laursent, dosen dari National University of Singapore (NUS).

Kuliah umum tersebut berlangsung di gedung FT UMRAH, Senggarang, Kecamatan Kota Tanjungpinang, Selasa (21/3).

Dosen Teknik Elektro FT UMRAH, Sapta Nugraha ST M Eng menjelaskan Christopher Laursent mengisi materi tentang pemanfaatan energi terbarukan.

”Seperti pada penerapan teknologi dengan memanfaatkan sinar matahari, melalui Solar Photovoltaic (PV) atau Sel Surya,” ujar Sapta, Rabu (22/3).

Kuliah umum FT UMRAH itu bertajuk ”Renewable Energy”atau energi terbarukan, yang kini telah diterapkan di belahan dunia untuk bangunan hemat energi dan ramah lingkungan.

Christopher Laursent sebagai dosen sekaligus peneliti di Solar Energy Research Institute of Singapore (SERIS) NUS ini memuji, antusiasme mahasiswa dan dosen Teknik Elektro terhadap topik yang ia sampaikan.

”Sangat menyenangkan sekali dapat berbagi ilmu pengetahuan dengan mahasiswa dan dosen di UMRAH,” ujar Christopher.

Ia menjelaskan, salah satu konsep implementasi Solar Cell yang disampaikannya adalah Smart Park. Smart Park ini dimaksudkan, sebagai kawasan taman pintar untuk ruang publik.

”Taman pintar untuk ruang publik ini dimaksudkan untuk mengurangi konsumsi energi listrik dari fosil yang lazim digunakan sebagai sumber energi untuk lampu taman,” jelasnya.

Dengan menggunakan sumber energi murni dari energi terbarukan seperti Solar Cell maka efisiensi energi dan ramah lingkungan akan terwujud.

Menurut Christopher, cost elektrifikasi yang selama ini dikeluarkan untuk membiayai listrik lampu dengan sumber energi fosil, dapat dialihkan untuk belanja modal pada energi terbarukan.

Dalam Kesempatan itu, Sapta Nugraha sebagai Kepala Lab Teknik Elektro UMRAH, menyambut baik konsep Smart Park yang diutarakan oleh Cristhopher.

”Konsep Smart Park ini bisa diterapkan di Taman-taman publik yang ada di Tanjungpinang, semisal Taman Laman Boenda dan Taman Batu Sepuluh,” terang Sapta.

Sehingga taman-taman yang ada di Tanjungpinang lebih efisien, dan juga ramah lingkungan dengan menerapkan konsep itu.

FT UMRAH sendiri khususnya jurusan teknik Elektro memiliki beberapa perangkat simulator energi terbarukan untuk penelitian dan pembelajaran mahasiswa.

Perangkat itu di antaranya, Simulator Solar PV, Simulator Wind Tunnel dan Wind Turbine, Simulator Ocean Wave, serta Simulator Hydropower.

UMRAH sendiri telah melakukan banyak penelitian mengenai Renewable Energy, salah satunya pemanfaatan Solar PV untuk kelong-kelong nelayan.

Dengan harapan bisa berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat di Kepulauan Riau (Kepri), untuk mengembangkan dan menerapkan energi tebarukan.

”Khususnya, bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun Kepri yang lebih baik, dalam bidang energi terbarukan,” ungkap Rozeff Pramana, ST M Eng, selaku Kepala Pusat Penelitian Energi Terbarukan UMRAH.

Kuliah tamu tersebut dihadiri oleh mahasiswa Teknik Elektro UMRAH, Ketua Prodi Teknik Elektro FT UMRAH Eko Prayetno ST M Eng, beserta dosen-dosen seperti Rozeff Pramana, ST MT, Sapta Nugraha, ST M Eng, Deny Nusyirwan ST, M Sc, dan Anton Hekso ST MT.(Adly Bara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here