Cikal Bakal Kanreg BKN Hadir di Batam

0
761
Wako Batam HM Rudi saat menandatangani MoU dengan Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana Jumat (6/7). f-istimewa/humas pemko batam

BATAM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI menempatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT)nya di Batam. UPT ini akan menjadi cikal bakal keberadaan Kantor Regional (kanreg) BKN selanjutnya, yang ditempatkan di Batam Provinsi Kepri. UPT dibentuk untuk efisiensi dan percepatan proses administrasi kepegawaian, tidak hanya di Batam, namun Provinsi Kepri.

Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana, melakukan penandatanganan perjanjian pinjam pakai milik, Jumat (6/7) dengan Wali Kota Batam, HM Rudi dikantor Pemko Batam. Dengan adanya UPT BKN ini, maka penyelenggaraan ujian berbasis komputer bisa dilakukan disana.

Baca Juga :  Pemko dan BP Rebutan Relang

”Tak hanya untuk ujian CPNS, tapi ujian lain. Untuk kenaikan pangkat, penyertaan ijazah,” ujar Bima Haria Wibisana.

Selain itu, di UPT BKN di Batam juga bisa dilakukan assessment test atau assessment center. Sehingga diketahui peta atau profil kompetensi seseorang. Sehingga pegawai Pemko dan di Kepri juga bisa melalukan di Batam.? Hasil assessment bisa digunakan untuk analisa kebutuhan diklat dan mempercepat proses administrasi kepegawaian.

”Sebelumnya kan mesti ke Pekanbaru. Sekarang, Kakanregnya kita datangkan ke Batam, sehingga lebih efisien,” bebernya.

Baca Juga :  Rudi Sayembarakan Posisi UPT Parkir

Direncanakan, pengoperasian Kanreg akan dilakukan segera. Sementara ini, masih dilakukan rehab terhadap gedung. Diharapkan, saat test CPNS untuk formasi 2018. Dimana, BKN menggunakan ruangan di lantai 5 Gedung Bersama Pemko Batam untuk kantor UPT-nya.

”Kantor ini tidak hanya melayani Batam, tetapi juga daerah Kepri secara keseluruhan. Sebelum jadi kanreg, dicoba dulu dengan UPT,” sambung Bima.

Sementara Wali Kota Batam, HM Rudi berharap keberadaan UPT BKN dapat mempermudah pelayanan administrasi kepegawaian. ”Kita harapkan bisa mempermudah, memperpendek rentang kendalilah. Kalau kemarin kan mesti ke Pekanbaru,” kata Rudi.

Baca Juga :  Biaya Pengelola Sampah Rp 300 Ribu per Ton

Selain untuk tes atau assesment, nantinya semua data kepegawaian Pemko Batam, akan dihubungkan dengan UPT. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here