CPNS 2018, Prioritas Sarjana Maritim

0
1143
Asman Abnur

JAKARTA – Kabar gembira untuk sarjana di Kepri termasuk bagi lulusan salah satu fakultas di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang karena lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 ini memprioritaskan sarjana maritim.

Di Indonesia, tidak banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan kemaritiman. Untuk Kepri, kampus UMRAH satu-satunya yang memiliki jurusan kelautan sesuai kondisi Kepri sebagai daerah maritim.

Berdasarkan informasi yang disalin dari website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di menpan.go.id, rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

Baca Juga :  RUU Kepulauan Prioritas MPR RI

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan, proporsi terbesar formasi CPNS tahun 2018-2024 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis, guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

”Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran Nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” ujarnya di sela acara buka bersama dan Peluncuran Corporate Card BRI di Jakarta, Selasa (22/5).

Saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38%.

Baca Juga :  Lihat Rangka Manusia Pithecantropus

Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

Menteri Asman juga menyinggung bahwa Indonesia dan dunia tengah menghadapi perubahan cepat di era industri 4.0 yang dicirikan dengan dominannya peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik.

”Oleh karena itu, diperlukan ASN yang profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki daya hospitality, entrepreneurship, dan networking, serta tentunya tetap harus memiliki rasa nasionalisme dan berintegritas,” tambahnya.

Baca Juga :  Awe Minta Dukungan Kepala Daerah -se-Kepri

Untuk itu, dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS harus berdasarkan 6 (enam) prinsip yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN serta tidak dipungut biaya.

”Forum Konsultasi dan Validasi Usulan Kebutuhan PNS ini bertujuan untuk memastikan bahwa usulan kebutuhan PNS pada kementerian/lembaga tahun 2018 sudah sesuai dengan arah pembangunan nasional dan kebutuhan organisasi sehingga tidak terjadi mismatch,” imbuhnya. (mas/humas MenpanRB)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here