CSR SKK Migas Menyentuh Pulau Laut

0
114
PIHAK SKK Migas saat menyerahkan TJS kepada Sekda Natuna Wan Siswandi, Minggu (13/5). F-ISTIMEWA

Program CSR kembali menyasar Kecamatan Pulau Laut, Natuna. Kali ini program tersebut berbentuk pembangunan pelantar rakyat di desa Tanjung Pala, Pulau Laut.

NATUNA – Program Tanggung Jawab Sosial (TJS) dari SKK Migas dan KKKS tahun 2017 itu diharapkan mampu membuka keterisolasian Pulau Laut. Sekda Natuna Wan Siswandi yang mewakili Bupati Natuna dalam penyerahan bantuan CSR di Pulau Laut, Minggu (13/5) lalu mengatakan mengatakan, sejauh ini program kerja pelaksanaan pembangunan daerah berasal dari Pemerintah Pusat, Provinsi Kepri, dan Tanggungjawab Sosial (TJS) perusahaan pengelola potensi daerah berjalan lancar.

Namun dalam perencanaannya, kata dia, keterlibatan masyarakat melalui aspirasi terhadap sektor prioritas sangat dibutuhkan. Sehingga, program kerja yang direalisasikan memberikan nilai tambah bagi kemaslahatan dan kemajuan daerah untuk mendukung perekonomian masyarakat.

Wan Siswandi mengakui, saat ini masih banyak sektor pembangunan yang harus dibenahi terutama pada pelayanan jaringan telekomunikasi dan pembangkit listrik. ”Saat ini listrik di daerah kepulauan belum dapat terakomodir 24 jam. Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan kepada pimpinan OPD terkait agar dapat menganalisa dan menginventaris berbagai permasalahan untuk menjadi bahan perencanaan program kerja ke depan,” kata Siswandi.

Namun, yang terpenting kata Siswandi, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna harus terus berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Natuna. Meski dengan segala keterbatasan yang dimiliki daerah, masyarakat tetap harus menunjukkan rasa syukur terhadap segala capaian pembangunan yang sudah terealisasi. ”Mari menjaga dan memelihara seluruh aset, agar dapat memberikan manfaat dalam waktu lama,” paparnya.

Di kesempatan sama Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Haryanto Syafri menjelaskan, bahwa Program TJS diserahterimakan kepada masyarakat merupakan hasil pengajuan dari masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai bentuk partisipasi dan tanggungjawab sosial dalam proses pembangunan daerah.

Adapun bantuan kali ini berupa alat komunikasi radio HT bagi nelayan, sebagai pendukung aktivitas nelayan tempatan. ”Kemudian program lanjutan pembangunan Pelantar Rakyat Desa Tanjung Pala, dengan ukuran 100 x 3,2 Meter. Pelantar ini sebelumnya sudah dibangun dengan ukuran sama pada tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Pulau Laut, Sudirman. Menurutnya, Pulau Laut secara terus menerus mendapatkan perhatian dari SKK Migas melalui program TJS. Adapun program kerja pernah direalisasikan sejak tahun 2013 lalu berupa rehab rumah tidak layak huni sebanyak 10 Unit, bantuan Solarcell untuk 50 rumah, dan pelantar rakyat sepanjang 120 Meter di Desa Tanjung Pala. ”Untuk tahun 2014 program TJS berlanjut dengan realisasi pekerjaan Pembangunan Pelantar Rakyat, di Desa Tanjung Pala sepanjang 100 Meter dan dilanjutkan penambahan 100 meter Tahun 2017,” katanya.

Menurut Sudirman, keberadaan Pelantar Rakyat ini sangat mendukung aktifitas nelayan karena akan berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, ia berharap agar pada tahun 2018, SKK Migas berkenan untuk melanjutkan penambahan panjang pelantar tersebut. Sehingga, sampai kepada bibir palung agar kapal berkapasitas lebih besar dapat sandar dengan mudah.

Turut hadir dalam acara tersebut pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Manager Relation & Security Medco E & P Natuna Ltd, Drajat Panjawi, dan sejumlah tokoh masyarakat dari Kecamatan Pulau Laut. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here