Cuaca Buruk, Feri Batal Berangkat

0
331
PENUMPANG kapal feri MV Blue Sea Jet saat akan menaiki kapal di Pelabuhan Letung. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Akibat cuaca buruk yang terjadi Rabu (8/8) pagi, kapal feri balik putar haluan kembali ke Pelabuhan Tarempa. Penumpang terpaksa harus menunggu di pelabuhan, hingga keadaan cuaca membaik untuk dilakukan pelayaran kembali.

Pukul 05.00 WIB wilayah Anambas hujan deras yang disertai angin kencang, dan sejumlah calon penumpang bergegas untuk mempersiapkan diri untuk berlayar dengan menggunakan kapal feri tujuan Pelabuhan Letung dan Batam dari Pelabuhan Tarempa.

Namun, kapal feri tidak bisa berlayar beberapa jam meskipun sudah lepas tali kapal.

”Ketika tiba di ujung Tanjung Pedas kapal feri Blue Sea Jet patah haluan, dan kembali ke Pelabuhan Tarempa lagi setelah lepas tali. Sebab cuaca tidak memungkinkan untuk pelayaran, belum lagi langit terlihat gelap ditambah lagi keadaan gelombang cukup tinggi,” kata Zamri, selaku penumpang tujuan Letung, Rabu (8/8).

Ia mengatakan, dari subuh hujan sudah deras dan dirinya beserta teman-temannya dalam keadaan hujan harus pergi menuju pelabuhan.

Ketika itu jam sudah menunjukan pukul 07.15 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan kapal feri pukul 07.30 WIB. ”Hujan-hujan kami turun ke pelabuhan, karena khawatir ditinggal kapal. Angin bertiup kencang tapi tidak terlalu lama,” ujarnya.

Setelah tiba di pelabuhan, kapal feri tersebut melakukan lepas tali namun beberapa menit melakukan perjalanan Anak Buah Kapal (ABK) menyampaikan pengumuman tentang kapal feri dilakukan penundaan keberangkatan dan akan melanjutkan perjalanan kembali setelah keadaan cuaca dalam kondisi aman.

”Semulanya saya sudah gugup juga, jika tidak jadi berangkat lagi. Sebab uang saku sudah mulai menipis, untuk membayar penginapan dan makan di Tarempa. Saya datang ke Tarempa karena ingin mendengarkan ceramah Ustaz Abdul Somad kemarin. Alhamdulilah, saya kini sudah sampai di Letung dan kapal Blue Sea Jet juga sudah berangkat ke Pelabuhan Batam,” jelas dia.

Ia juga menyampaikan, penundaan keberangkatan tidak membutuhkan waktu yang lama. Ketika jam tanggan menunjukkan pukul 10:30 pagi kapal sudah bisa melakukan pelayaran kembali, sebab keadaan cuaca sudah membaik.

”Aneh juga, pagi tadi hujan lebat, angin kencang. Tapi tidak lama, sekarang teduh pula, namun masih mendung langit,” terang dia. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here