Cuaca Buruk, Jangan Coba-coba Melaut

0
93
SATU mobil pikap terangkat akibat akar pohon yang tumbang dihantam angin puting beliung di Kampung Mansur Besar, Teluk Bintan, Jumat (12/4) pagi kemarin. f-istimewa

Lagi Tidur, Atap Rumah Terbang Dihantam Puting Beliung

TELUKBINTAN – Wakil Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo mengingatkan agar warga mewaspadai cuara buruk sekarang. Sewaktu-waktu, bencana bisa menimpa, seperti puting beliung, yang terjadi di Kampung Mansur Besar, Tembeling Tanjung, Teluk Bintan, Jumat pagi kemarin.

”Kita juga mendapat laporan dari warga mengenai puting beliung itu. Warga mesti waspadai kondisi cuaca buruk sekarang. Untuk nelayan, kalau cuaca buruk, jangan coba-coba melaut,” harapnya.

Sembilan rumah warga di Kampung Mansur Besar RT01/RW 04, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan mengalami rusak, akibat dihantam angin puting beliung, Jumat (12/4) subuh sekitar pukul 04.50.

Dari informasi awal, terdapat 11 rumah warga yang dihuni 15 Kepala Keluarga (KK) mengalami kerusakan di bagian atap, dan beberapa pohon tumbang mengenai rumah dan kendaraan.

”Tim dari BPBD sudah turun bersama kecamatan, kelurahan didampingi RT setempat. Guna melihat kondisi lokasi dari musibah ini. Ada 9 rumah yang terdata, mengalami rusak ringan,” kata Ramlah, Sekretaris BPBD Bintan.

Rumah warga yang mengalami musibah bencana alam itu antara lain Iskandar, Kamis, Paruk, Rabuang, Hendrik, Karno, Keling, Dumai dan Jusri.

”Ada juga pohon yang tumbang, dan sempat mengangkat mobil pikap,” tambah Ramlah.

Karno (45), warga yang menjadi korban mengatakan, angin kencang yang terjadi sekitar jam 5 kurang subuh tadi mengakibatkan kerusakan di rumahnya.

”Angin kencang disertai hujan, tengok atap ada yang terbang,” katanya.

Warga lainnya, Rabuang (43) tahun yang rumahnya mengalami kerusakan paling banyak mengatakan dirinya juga terkejut dengan kejadian yang terjadi cukup cepat sekitar 8 sampai 10 menitan tersebut.

Julpri Ardani, Lurah Tembeling Tanjung mengatakan dari data dan peninjauan lokasi yang ia lakukan didapati ada 50 warga dari 15 KK yang menjadi korban angin puting beliung. Namun korban luka dan jiwa tidak ada.

”Ada yang luka tadi satu warga, tetapi lukanya karena membersihkan puing-puing atap seng,” sebutnya.

Kini, lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Setdakab Bintan untuk segera menurunkan bantuan.

”Kalau pagi tadi sudah gotong royong dan tutup sementara atap pakai terpal dan lainnya, takut hujan soalnya. Kalau kerugian diperkirakan sebanyak Rp40 juta, itu estimasi,” tambahnya. (fre/aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here