Cuaca Buruk, Pesanan Es Mulai Menurun

0
278
MASYARAKAT Desa Limau Manis saat memilih ikan hasil tangkapan. F-ISTIMEWA

NATUNA – Pemilik pabrik es di Desa Spempang Kecamatan Bunguran Timur Hendri Lim mengatakan, beberapa bulan belakangan ini usahanya hanya bisa sebatas bertahan saja. Keadaan ini dipicu oleh pasaran es batu yang sepi.

Pasar utama es batu di Natuna adalah nelayan lokal, mereka mempergunakan es sebagai sarana penyegar ikan hasil tangkapannya selama di laut. ”Pabrik es kami sekedar bisa jalan saja sekarang. Sudah beberapa bulan ini tidak dapat untung, pembelinya sepi,” kata pria yang akrab disapa Akiang, kemarin.

Menurutnya, keadaan ini bukan karena nelayan Natuna tidak mau membeli es melainkan mereka tidak bisa aktif turun melaut karena keadaan cuaca di laut yang tidak menentu dan kadang cenderung ekstrem.

”Nelayan sebtulnya tetap butuh es, tapi mereka tak banyak yang berani melaut. Sementara, yang kapalnya kecil-kecil tak melaut sementara yang kapalnya agak besar bisa diitung dengan jari,” jelasnya.

Ia mengaku, di setiap tahun keadaan semacam ini selalu saja terjadi dan keadaan ini tidak bisa diatasi karena erat kaitannya dengan kondisi alam. ”Kalau alam sudah mulai berkehendak, kita hanya bisa pasrah,” keluhnya tersenyum.

Dengan begitu, ia berharap program droping nelayan berikut sarananya yang telah direncanakan pemerintah segera bisa direalisasikan. Sehingga, upaya eksploitasi potensi laut untuk kesejahteraan dan produksi lokal yang diperlukan nelayan dapat terjual dengan lancar.

”Makanya kami ingin sekali drop nelayan itu segera terlaksana. Kalau mereka udah datang, nelayan semakin ramai dan kapal-kapal semakin banyak. Masyarakat juga jadi lebih enak bekerja,” harapnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here