Cuaca Ekstrem Segera Menghadang Pelayaran

0
633
LIFE JACKET : Danlantamal IV dan Kadishub Kepri mengenakan life jacket kepada penumpang di Pelabuhan SBP, Senin (6/11). f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Desember sudah dekat. Cuaca ekstrem segera terjadi. Kondisi ini akan menghadang pelajaran di Kepri. Inilah salah satu tantangan transportasi di provinsi maritim ini. Karena itu, sedari awal harus dilakukan antisipasi untuk menjaga keselamatan pelayaran. Jangan sampai tragedi Pompong Penyengat terjadi lagi.

Untuk mengantisipasi keselamatan di laut, Danlantamal IV Laksma Eko Suyatno bersama Dinas Perhubungan dibantu Polres Tanjungpinang meninjau kondisi kapal dan kelengkapan life jacket beserta buku panduan keselamatan di setiap kapal.

Kegiatan pertama dilaksanakan di Pelabuhan Sribintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Senin (6/11). Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri, Brigjend Jamhur Ismail mengatakan, pihaknya sangat mendukung program Lantamal IV tersebut untuk mengantisipasi tidak terjadi kecelakaan di laut.

Baca Juga :  MUI Setuju, Imunisasi MR Lanjut

Sebelum Desember nanti, pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan kabupaten/kota dan instansi terkait lainnya untuk membahas cuaca ekstrem di Kepri yang tidak lama lagi akan datang. ”Jangan sampai kejadian lagi. Apalagi pelayaran ke pulau-pulau dengan kapal kecil sangat perlu diperhatikan keselamatannya,” jelasnya, kemarin.

Laksma Eko Suyatno menuturkan, setelah kegiatan di Pelabuhan Sribintan Pura, mereka juga akan melanjutkan kegiatan yang sama ke pelabuhan-pelabuhan lainnya termasuk para penambang pompong di kawasan Kota Lama. Pihaknya kembali mengingatkan kepada penyedia jasa transportasi laut wajib menyediakan life jacket sesuai dengan jumlah kursi penumpang.

Selain itu, harus tersedia buku panduan keselamatan yang dapat dibaca penumpang. Selain itu, tak kalah penting terkait kelayakan kapal, track pelayaran dan kelengkapan dokumen kapal. Selalu memperhatikan keselamatan navigasi dan komunikasi.

Baca Juga :  1.335.277 Warga Kepri Sudah Rekam KTP

Kepri yang dikelilingi lautan, membuat transportasi antarsatu daerah menggunakan kapal. ”Untuk itu pengguna jasa transportasi laut harus peduli keselamatan saat berlayar,” katanya.

Ditambahkannya, untuk mensukseskan program ini, mereka bekerja sama dengan pihak Pelabuhan SBP. ”Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Lantamal IV kepada masyarakat pengguna laut yang berada di Kepulauan Riau agar semakin minimnya korban kecelakaan laut yang menimpa masyarakat,” sebutnya.

Eko Suyatno mengingatkan, agar kapal yang hendak berangkat ditinjau kesiapan dan kelayakannya dengan memeriksa dokumen kapal. Selanjutnya dilaksanakan pemasangan secara simbolis Swim Vest Life Jacket kepada para penumpang sebagai tanda program ini telah dimulai.

Baca Juga :  Rute Kijang-Belawan Dibuka Lagi

”Kita tidak mau kejadian buruk pada tahun lalu tidak terulang kembali. Maka dari itu kami bersama-sama turun ke lapangan untuk saling mengingatkan,” paparnya.

Ia mengatakan, perhatikan keadaan cuaca saat akan berlayar. Siapkan alat keselamatan diri (life raff) atau pelampung) di kapal serta mencatat nomor darurat pangkalan TNI Angkatan Laut terdekat yang bisa dihubungi apabila terjadi permasalahan di laut. (mas/ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here