Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Kosong

0
306

Kondisi cuaca ekstrem dan tingginya gelombang di perairan Karimun, membuat beberapa nelayan enggan melaut menangkap ikan.

KARIMUN – Dengan kondisi itu, maka stok ikan di pasar sangat sedikit menipis. Nelayan tak berani melaut mengingat risiko yang berbahaya akan dihadapi saat cuaca ekstrem.

”Kalau kita turun di musim angin utara ini, ikan tenggiri dan ikan kurau memang lagi makan dan memang lagi musim dia. Tetapi risiko kena ombak dan kapal karam ketika menjaring atau rawai membuat kami enggan melaut untuk sementara. Ada beberapa kawan yang nekat melaut,” kata Hamzah, nelayan Karimun, kemarin.

Hamzah menuturkan, dalam dua pekan terakhir ini cuaca tidak menentu. Terkadang awan sangat cerah dan tiba-tiba tanda angin barat sudah terlihat ketika hendak air mau pasang.

”Suka tidak suka, mau tidak mau demi keselamatan kita tidak melaut. Mereka langsung menarik jangkar, dan menggulung jaring kembali. Memilih berteduh ke Pulau terdekat,” terang Hamzah.

Ia juga menyebutkan, sepekan terakhir badai dan ombak datang tidak menentu. Sehingga, kondisi perubahan cuaca sulit untuk diperkiran dan membuat nelayan khawatir terkena musibah.

”Mereka berharap cuaca ekstrem yang sedang terjadi cepat berlalu, agar kalangan nelayan bisa kembali ke laut untuk mencari nafkah menghidupi keluarga masing-masing,” sebutnya.

Dampak dari nelayan yang tidak melaut, pasokan ikan basah di pasar ikan mengalami penurunan. Beberapa pedagang ikan mengungkapkan hal serupa, biasanya pedagang tutup pada pukul 13.00 WIB.

Saat ini, pukul 11.00 WIB sudah mulai tutup bahkan ada pedagang yang tidak berjualan karena ikan tidak ada.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here