Cuaca Panas, 12 JCH Meninggal

0
690
JCH BATAM: Wali Kota Batam, HM Rudi, saat melepas pegawai Pemko Batam yang berangkat naik haji, baru-baru ini.f-dokumen/TANJUNGPINANG POS

SENGGARANG – Jamaah Calon Haji (CJH) asal embarkasi Batam yang meninggal di Tanah Suci terus bertambah. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Wilayah Kementerian Agama  (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri per 29 Agustus 2017, sudah 12 JCH yang meninggal dunia di Tanah Suci. Kondisi iklim yang panas di atas rata-rata 50 derajat celcius serta sakit pernapasan menjadi penyebab rata-rata meninggalnya para jamaah.

Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag Kepri, Subadi mengatakan, kondisi iklim Mekkah yang tidak sama dengan Indonesia menjadi faktor utama sebagian besar penyebab meninggalnya sejumlah JCH. Dimana, kondisi iklim yang panas dan dingin pada malamnya membuat para JCH yang notabene sudah lanjut usia mengalami gangguan pernapasan. ”Penyebab utamanya karena mengidap penyakit pernapasan,” ungkapnya, Selasa (29/8).

Baca Juga :  Komisi II Apresiasi Kinerja Lantamal IV

Keenam CJH yang meninggal tersebut yakni, Uray Suarni Uray (61) asal Singkawang, Liana Samin Murki Dulhadi (68) asal Kampar, Hasan Basri Zakaria (69) asal Siak. Kemudian, Syahma Fahamin Said (78) asal Sarolangun, Ahmad Puad Abdullah (83) asal Bungo, dan Rubianto Karlan Wijoduhar (80) asal Kubu Raya. Dengan demikian, total JCH asal embarkasi Batam yang meninggal di Tanah Suci makin bertambah. Sebelumnya, ia menyampaikan, sebanyak 6 JCH asal embarkasi Batam meninggal dunia di Arab Saudi. Rata-rata para JCH yang meninggal dunia tersebut mengidap sakit respiratory disease atau penyakit pernapasan.

Baca Juga :  Hapuskan Korupsi di Segala Lini

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kepri, Marwin Jamal menyampaikan, dari hasil laporan dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Batam, lima diantaranya enam JCH yang meninggal sebelumnya asalnya dari luar Kepri. Sedangkan, satu orang berasal dari Karimun. Keenam JCH yang meninggal sebelumnya dan sudah dimakamkan di Pemakaman Al Baqi dan Syaraya Madinah, adalah, Syarfidin Syahbudin (65) dan Ilyas Muhammad Jasa (64) asal Hindragiri, Riau.

Risda Yarni Muhammad Rasyid (47) dan Samidi Citro Sentono (70) asal Siak, Riau. Razali Haka Abdul Karim (82) asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat. ”Sementara JCH yang berasal dari Karimun, Muhammad Taib Harun (65) dan dimakamkan di Syaraya,” timpal Marwin. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here