Cuaca Picu Naiknya Harga Ayam

0
28
Masyarakat memilih ayam potong yang dijual oleh penjual ayam di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, kemarin. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Hingga kemarin, belum ada upaya dari pemerintah untuk menurunkan harga ayam potong di pasar tradisional di Tanjungpinang. Harga ayam potong masih Rp45 per kilogram. Harga tersebut sudah terjadi lebih dari sepekan. Tingginya harga tersebut pertama kali terjadi di Tanjungpinang. Selama ini, harga tertinggi Rp42 ribu, dan harga normalnya Rp38 ribu per kilogram.

Kepala Bidang (Kabid) Stabilitas Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani, mengatakan cuaca yang tidak menentu mempengaruhi harga ayam potong di pasar tradisional Tanjungpinang.

Pasalnya, ayam hidup yang sedang dipelihara para peternak tidak berkembang dengan baik. Dampaknya, stok menipis.

”Bukan karena harga pakan dan stok ayam kosong di kandang,” kata Anik, kemarin.

Anik Murtiani mengklaim, bahwa Disperdagin Kota Tanjungpinang rutin melakukan survei di pasar. Baik itu survei harga sayur mayur, sembako hingga harga ayam potong sampai dengan ikan segar.

Saat disurvei, harga ayam potong kisaran Rp40 ribu mencapai Rp42 ribu per kilo. Memang, lanjut dia, harga ayam potong mengalami kenaikan. Tapi, kenaikan harga ayam potong tidak signifikan.

”Harga ayam potong itu memang mahal,” ucap dia sambil menyarankan untuk konfirmasi lebih lanjut ke bidang peternakan.

Hal ini dibenarkan Kabid Peternakan Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Wirdanaf.

”Benar. Harga ayam potong naik, karena cuaca, bukan karena harga pangan naik,” ucap Wirdanaf kepada awak media ini.

Kata dia setelah mendatangani tempat peternakan ayam, bahwa ayam yang dipelihara oleh peternak kurang berkembang.

Biasanya dalam waktu satu bulan, ayam yang dipelihara oleh peternak memiliki berat 1 kilo. Dengan waktu yang sama, tapi berat ayam hanya mencapai 7 ons sampai dengan 8 ons. Jadi, peternak menambah waktu untuk menyembelih ayam yang dipeliharanya hingga memiliki berat 1 kilo.

Sambung dia, dengan penambahan waktu, maka biaya pemeliharaan menjadi bertambah.

”Ini yang disampaikan peternak ayam ke kita. Insya Allah stok ayam kita di kandang aman,” sebut dia.

Ia optimis harga tetap normal saat Natal dan Tahun Baru mendatang, karena stok akan berlimpah. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here