Cuaca Reda, Imaja Segera Kirim Bantuan

0
306
ALAT berat diturunkan untuk menggali tanah longsor di Anambass, Minggu (12/1). f-istimewa

Suasana di Anambas Pascabencana Mulai Membaik

ANAMBAS – Kondisi di Anambas mulai membaik pascabencana banjir dan longsor yang terjadi sejak, Sabtu (13/1) hingga Minggu (14/1) lalu.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, titik longsor terjadi di empat tempat di Anambas. Namun, pada hari Minggu tiga titik sudah dibereskan dan jalan yang tertimpa tanah sudah bisa dilewati kendaraan bermotor.

Kemudian, satu titik longsor lainnya baru bisa dikerjakan, Senin (15/1) lantaran pada hari Minggu masyarakat masih sibuk membersihkan tanah di tempat lain. Apalagi saat itu hujan deras dan angin kuat.

Namun, sebagian masyarakat sudah mulai beraktivitas sejak Selasa (16/1) karena angin mulai reda dan hujan juga sudah berhenti. Namun masyarakat tetap diminta selalu waspada apabila terjadi perubahan cuaca secara mendadak.

Basyaruddin Idris alias Oom, salah satu warga asli Jemaja Anambas mengatakan, banjir sering terjadi di Anambas beberapa tahun belakangan ini. Namun, tahun 2018 ini kondisinya paling parah.

”Waktu saya keci, semua masih bagus, hutan banyak. Lebat. Sekarang seiring pertambahan penduduk, tentu pembangunan harus dilakukan dan hutan mulai kurang,” jelasnya, kemarin.

Namun, kata dia, selama ini jarang terjadi tanah longsor di Anambas dan baru tahun ini terjadi. Itupun langsung terjadi di banyak titik.

Sebagai perantau di Tanjungpinang, ia terus memantau perkembangan pascabanjir di kampungnya. Setiap saat, dirinya minta foto-foto kondisi terakhir di Anambas.

Oom mengatakan, dirinya sebenarnya ingin ke Anambas untuk membantu warga yang mengalami musibah, hanya saja tidak ada transportasi beberapa hari ini mengingat ombak masih kuat.

Mereka para perantau asal Jemaja yang tergabung di Ikatan Keluarga Jemaja (Imaja) Kota Tanjungpinang akan segera mengirimkan bantuan. ”Tanggal 18 ini kami kirim bantuan ke sana karena sudah ada kapal. Ada 400 paket bantuan yang dikirim,” tambahnya.

Ke-400 paket bantuan itu sekitar 200 dari Imaja dan 200 lagi bantuan yang diperoleh Forum Peduli Kepri (FPK) yang dikumpulkan dari berbagai dermawan. ”Jadi Imaja kerja sama dengan FPK,” tambahnya.

Bantuan yang dikumpulkan Imaja sendiri dari anggota sebesar Rp 150 ribu per paket dengan isi, beras, gula, minyak, kopi dan mie instan. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here