Cuma 109 Turis ke Anambas

0
942

ANAMBAS – Kunjungan turis mancanegara ke Anambas hingga Juli tahun 2017 mengalami penurunan. Menurut pendataan dari pihak Imigrasi Kelas III Anambas, tercatat hanya 109 orang wisatawan.
Sedangkan, tahun 2016 silam kunjungan turis mancanegara sekitar 160 orang lebih. Bahkan, pada bulan dan Januari dan Februari tidak ada sama sekali.

”Prediksi saya, penyebab jumlah turis mancanegara ke Anambas menurun karena menurunnya peserta sail Anambas 2017,” ungkap Ikhsanul Humala Pane, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III, Senin (17/7)
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 8 Yacht yang berlabuh di laut tepatnya di depan Kota Tarempa.

Baca Juga :  APBD Perubahan Naik Lima Persen

Rata-rata yacht tersebut, telah lama masuk ke Indonesia dan berlabuh di Anambas saat akan pulang ke asalnya. ”Yacht tersebut ada yang berasal dari Australia, dan dua kapal diantaranya merupakan peserta Sail Anambas 2017,” jelas Ikhsanul.

Menariknya, wisatawan yang masuk ke Anambas hanya untuk jalan-jalan dan tidak melakukan aktivitas seperti memancing (fishing), ataupun menyelam (diving). Kedatangan turis ke Anambas benar-benar untuk menikmati pesona keindahan alam, laut yang jernih serta mengenal budaya di tengah masyarakat.  Hingga saat ini, belum ada keluhan dari para wisatawan tersebut saat berada di Anambas. Mengingat masyarakat di kabupaten terdepan Provinsi Kepri itu dikenal sangat ramah menyapa wisatawan.

Baca Juga :  Imigrasi Pindahkan 64 WNA ke Rudenim

”Yang menjadi keluhan, mereka kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait wisata Anambas. Untuk itu, para turis pergi ke Imigrasi ataupun Ke Kantor Bea dan Cukai (BC) untuk mendapatkan informasi seputar kawasan wisata,” terangnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Pemkab Anambas harus menyiapkan papan Informasi atau lembaran brosur agar mempermudah informasi kawasan wisata bagi turis. Bila perlu disiapkan tempat informasi, dan menyediakan jasa pemandu untuk membawa turis ke tempat kawasan wisata.

”Itu merupakan bentuk salah satu pelayanan yang mutlak disediakan. Tanpa adanya Tourism Information, wisatawan akan kebingungan ketika kakinya menginjak Anambas,” sebutnya. Rata-rata, turis mancanegara yang datang sudah lanjut usia dan mereka menikmati hidup di masa tuanya. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here