Cuma 96 Peserta CPNS Lampaui Passing Grade

0
168
Pengawas dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengawasi tes CPNS di lingkup Pemko Tanjungpinang di CK Hotel Tanjungpinang, baru-baru ini. f-ist/humas pemko tanjungpinang

Tes CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang sudah berakhir. Kuota yang diberikan 237 orang. Tapi, kuota itu bakal tidak terpenuhi karena peserta banyak tidak memenuhi passing grade.

TANJUNGPINNAG – Peserta banyak gagal di Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Dari 2.558 orang yang mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) berdasarkan hitung-hitungan manual Badan Kepegawaian Daerah (BKD), meskipun tidak menjadi hasil resmi, hanya ada 96 peserta yang memenuhi passing grade. Sisanya tidak memenuhi standar kelulusan.

Banyak di antara peserta yang akhirnya harus menelan pil pahit karena tidak lulus seleksi. Bahkan, sebagiannya diliputi perasaan dilematis karena sudah berusaha belajar sungguh-sungguh, ternyata juga belum berhasil.

Setelah melewati tahapan tes CAT para peserta akan melanjutkan tes ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dimana hasil pengumuman akan menjadi keputusan dari panitia seleksi nasional (Panselnas).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungpinang, melalui Kabid Mutasi Said Zainal, mengatakan kalau hasil pengumuman resmi dari panitia pelaksana belum ada secara resmi. Namun, ia dan tim dari Pemko mencoba menghitung secara manual, dari 2.558 orang peserta, hanya ada 96 orang yang memenuhi passing grade-nya.

”Ini hitungkan kami secara manual, bukan secara resmi yang nanti diumumkan oleh panitia resmi, hanya ada kurang lebih 96 orang yang menehui target passing gradenya,” ujarnya.

Ia juga masih menunggu keputusan dari panitia pusat, bagi yang memenuhi passing grade-nya, akan mengikuti ujian lanjutan.

”Kita menunggu keajaiban dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB, karena saya dapat informasi secara nasional banyak yang tidak lulus. Kita tunggu keputusan seperti apa,” ujarnya

”Di Pemko Tanjungpinang saja contohnya, hanya 96 lolos kita diberikan kuota 237, maka kita merasa rugi karena kita butuh banyak PNS untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat Tanjungpinang,” ujanrya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengaku, dirinya belum menerima secara resmi hasil dari panitia pusat.

”Kita hanya membantu BKN hingga mensukseskan saja. Kalau ada 96 yang tidak lolos hasil hitungan manual, bukan hasil resminya. Kita tunggu saja hasil resminya,” kata Tengku Dahlan.

Sementara, daerah lain seperti salah satunya di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sudah bisa mengetahui hasil SKD menggunakan CAT CPNS di lingkungan Pemkab Bintan. Baik dari yang tidak lulua CPNS atau yang sudah lulus CPNS. Padahal, pelaksanaan SKD menggunakan CAT dari pihak yang sama, yaitu BKN.

”Kemungkinan jumlah peserta ujian mereka (Pemkab Bintan, red) sedikit. Jadi, bisa terkontrol oleh mereka. Kalau kita di sini (Tanjungpinang, red) jumlah peserta yang ikut ujian sekitar 400 orang per sesi. Kita tidak bisa mengontrol berapa banyak yang tidak maupun lulus CPNS,” ucap Tengku.

Setelah diketahui lulus, CPNS tersebut akan mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Tes Kemampuan Bidang (TKB). TKB yang akan di ikuti CPNS tergantung dilamarnya.

Misalnya, CPNS A melamar dibidang guru. Maka, CPNS tersebut akan mengikut TKB guru. Begitu juga berlaku untuk dibidang lainnya, seperti tenaga kesehatan dan teknis.

”Ini saja kita sedang menunggu jadwal TKB dari BKN. Kapan dilaksanakan,” sebut dia.

Sementara itu, Irda (27) salah satu honorer menceritakan harus pasrah menerima hasil yang ia dapatkan setelah dinyatakan tidak memenuhi passing grade, karena Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75.

”Soalnya banyak yang menjebak, belum lagi kita harus dikejar waktu, sisanya ya tebak-tebakan,” ujarnya.

Tak hanya Irda, Fatimah warga Kijang Kencana menceritakan, hal yang serupa hampir semua peserta yang ikut tes tidak lolos di TKP mengingat soal-soal yang tersedia sulit untuk dipahami, harus dua atau tiga kali di ulang membaca. Sedangkan waktu hanya tidak detik.

”Sulit lah, saya TWK lulus tapi TKP tidak memenuhi passing grade,” ucapnya.

Kabid Kepegawaian, Kemenag Kepri Widarto menuturkan pihaknya masih menggelar tes CAT CPNS sampai dengan Rabu (7/11) hari ini.

”Hari ini hampir kurang lebih dua ratusan peserta yang mendaftar di Kemenag mengikuti ujian, sampai besok dilanjut lagi,” tukasnya.

Secara menyeluruh para peserta yang mengikuti ujian CPNS Kemenag semuanya tertib, karena sebelum masuk ke meja ujian peserta di awasi ketat oleh petugas mulai dari Timsel sampai kepolisian.

Senada Disampaikan, Kabid Kepegawaian, BKPSDM Pemprov Kepri Nora Fitria menuturkan bahwa pelaksaan ujian online CPNS untuk formasi Pemprov Kepri berakhir.

Tidak ada kejanggalan, yang ditemukan dari para peserta. Hampir seratus persen aktivitas ujian berjalan lancar. Apalagi soal hasil ujian yang mereka kerjakan bisa langsung di lihat realtime lewat layar monitor yang disiapkan Timsel.

”Alhmdulillah berjalan baik para peserta yang ujian hanya membawa kartu peserta dan KTP,” ucapnya demikian.(ABAS-ANDRI-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here