Daftar DPD, Perlu 2.000 Dukungan Suara

0
1036
Dari kanan, Kapolres, Said Sirajudin, Robby Patria dan dan komisioner KPU Tanjungpinang.F-istimewa

Bagi masyarakat Tanjungpinang dan umumnya masyarakat Kepri yang ingin mendaftar menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan beberapa syarat. Di samping syarat administrasi, KPU juga memberikan syarat batas minimal suara dukungan sebanyak 2.000 suara.

TANJUNGPINANG – Hal ini diungkapkan Ketua KPU Provinsi Kepri Said Sirajuddin, kemarin. ”Minimal dukungan 2 ribu tersebut harus tersebar minimal empat kabupaten/kota di Kepri. Atau minimal tersebar 50 persen di seluruh kabupaten dan kota di Kepri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada pemilu 2019 mendatang, jumlah kursi DPD dari Provinsi Kepri tetap sama seperti pemilu sebelumnya, hanya empat kursi. Berbeda dengan kursi untuk DPR RI, ada penambahan satu kursi, dari tiga kursi menjadi empat kursi. ”Kalau DPD tetap empat kursi tidak ada penambahan. Yang menambah satu kursi untuk DPR RI awalnya hanya tiga kursi menjadi empat kursi, ini perlu diingat” bebernya.

Baca Juga :  Pekerja Sambut Baik Kebijakan New Normal

Ia juga menegaskan, tahapan pencalonan anggota DPD dimulai tanggal 26 Maret-29 Agustus 2018. Sedangkan untuk anggota DPR, DPRD dimulai pada 31 Agustus-23 September 2018. Sementara untuk calon presiden, diperkirakan dimulai 4 Agustus-20 September 2018.

Sambung dia, tahapan pendaftaran paling dekat adalah DPD. Untuk mendaftarkan diri sebagai seorang calon anggota DPD, pendaftar minimal mendapatkan 2 ribu dukungan pemilih yang tersebar paling sedikit empat kabupaten/kota di Kepri.

Sedangkan bentuk dukungan, kata Said berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik. Bila ada masyarakat masih memberikan dukungan berupa KTP SIAK, maka dukungan tersebut tidak berlaku. ”Sedangkan surat keterangan atau suket penganti KTP Elektronik sementara, berlaku hanya enam bulan, belum ada penunjuknya,” tegasnya.

Sebab, sambung dia di dalam aturan, dukungan sah bila masyarakat memberikan dukungan kepada calon anggota DPD RI mengunakan KTP-el. Kemudian, dukungan yang didapat, harus dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol jari tangan yang dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) pendukung.

Baca Juga :  Warga Pesisir Bintan Dorong Caleg Tempatan

Syarat tersebut dikatakan Said, merujuk kepada Pasal 183 ayat (1) huruf b UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu. Serta Surat Keputusan (SK) KPU RI Nomor 71/PL.01.3-Kpt/03/KPU/II/2018 pada tanggal 28 Februari 2018.

Lebih jauh, dikatakan Said, tahapan pencalonan anggota DPD terdiri dari proses pendaftaran dan verifikasi jumlah dukungan. Pada tahap pendaftaran, KPU akan mengumumkan penyerahan syarat dukungan sejak 26 Maret-8 April 2018. Sedangkan untuk penyerahan syarat dukungan dapat diterima KPU Provinsi Riau pada 22-26 April 2018 mendatang.

Nanti jika memenuhi persyaratan dilakukan verifikasi faktual dukungan ke lapangan. Pada 29 Agustus 2018 nanti sudah dapat diketahui nama-nama calon anggota DPD yang akan jadi peserta Pemilu 2019.

Untuk syarat, pendaftar bisa melihat pada Pasal 182 huruf a-p UU Nomor 7 Tahun 2017. Di antaranya, WNI yang telah berumur 21 tahun, berpendidikan paling rendah tamat SMA, terdaftar sebagai pemilih, mengundurkan diri sebagai kepala daerah, ASN, TNI, Polri, kepala desa, mencalonkan hanya untuk 1 (satu) lembaga perwakilan. Serta tidak pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan penjara 5 (lima) tahun atau lebih. “Mantan narapidana boleh ikut mencalonkan sebagai calon DPD RI,” tegasnya.

Baca Juga :  Parpol Baru Juga Menentukan di Pilwako

Masih kata Said, mantan narapidana boleh mencalonkan diri, asalkan ia mengumumkan ke publik melalui media massa, kalau mereka adalah mantan narapidana. Bila yang bersangkutan sudah mengumumkan ke publik, syarat untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI sudah terpenuhi. ”Bagi masyarakat Kepri yang ingin berkarir di DPD RI, mulai sekarang mengumpulkan dukungan dari masyarakat,” bebernya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here