Dalam Setahun, 400 Pasutri Cerai

0
1120

Setiap Hari Ada Satu Gugatan Cerai

KARIMUN – KANTOR Pengadilan Agama Tanjungbalai Karimun mencatat setiap bulannya ada 30 orang mengajukan gugatan cerai. Gugatan yang masuk, karena beberapa faktor yang terjadi di tengah keluarga pemohon. Sehingga, perceraian dianggap menjadi solusi.

”Upaya yang kami sampaikan kepada pihak yang mengajukan gugatan cerai, saat pertemuan atau mediasi agar keutuhan keluarga tetap terjalin sampai akhir hayat. Tetapi karena kedua belah pihak telah sepakat untuk berpisah, kami tidak bisa berbuat banyak. Kecuali, melaksanakan sidang gugatan,” kata Adi Supriadi, Humas PA TB Karimun, kemarin

Baca Juga :  Masyarakat Jangan Percaya Calo CPNS

Ia mengungkapkan, hingga awal Desember tahun 2017 telah tercatat 422 kasus gugatan sampai ke Pengadilan Agama.

”Jumlah itu terdiri dari 400 kasus gugatan perceraian, selebihnya gugatan hak asuh anak dan pengangakatan anak dan lainnya. Jika dirata-ratakan setiap bulan 30 orang, setiap hari ada satu orang mengajukan gugatan dan jumlah ini tidak jauh berbeda dengan lalu,” jelas Adi Supriadi.

Ia menambahkan, bahwa dalam persidangan akan terungkap faktor penyebab gugatan cerai. Namun, persoalan yang sering muncul adalah selingkuh, faktor ekonomi serta ditinggal pergi tanpa kabar selama bertahun-tahun. Adi menyebutkan, awal perselingkuhan terjadi karena faktor media sosial (Medsos).

Baca Juga :  Lagi, Penumpang Bawa Sabu Diamankan

Dimana suami atau istri lebih sering mengoperasikan ponsel pintar ketimbang mengurus rumah tangga maupun keperluan anak anak. Sehingga, urusan keluarga terabaikan dan Medsos menjadi peluang selingkuh. Untuk itu, ia berharap peran orangtua dalam menyikapi persoalan rumah tangga anaknya.

Umumnya, mereka yang mengajukan gugatan cerai masih berusia produktif. Sementara itu, kasus tersebut didominasi dari Pulau Karimun dan Pulau Kundur. ”Untuk pasangan yang akan cerai, memiliki latar belakang pekerjaan beragam. Mulai dari pegawai swasta, maupun berstatus ASN,” terangnya.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here