Dalmasri: Kuota Pupuk Bersubsidi Bintan Tak Dipenuhi

0
711
BANTU HANDTRACTOR: Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam menyerahkan bantuan tiga unit handtractor kepada kelompok tani, di Kantor Bupati Bintan, Selasa (12/12) kemarin. F-ISTIMEWA

2017, Hanya Terpenuhi 22 Persen

BINTAN – Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam merasa prihatin, ketika kuota pupuk bersubsidi untuk petani Bintan tidak dipenuhi, pada tahun 2017 ini. Pemprov Kepri harus mencari solusi dan memberikan kuota pupuk bersubsidi, sesuai dengan kuota dan kebutuhan petani, pada tahun 2018.

”Kita baru saja rapat evaluasi. Ternyata, kuota pasokan pupuk bersubsidi untuk Bintan itu, tak dipenuhi. Padahal, sudah kita usulkan sesuai dengan kebutuhan,” kata H Dalmasri Syam kepada Tanjungpinang Pos, usai rapat evaluasi pupuk bersubsidi, di Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Selasa (12/12) kemarin.

Baca Juga :  Kepri Jadi Atensi Pusat, Basarnas Latih 40 Potensi SAR

Rata-rata, sebut Dalmasri, selama tahun 2017 ini, hanya 22 persen keperluan pupuk bersubsidi petani Bintan yang dipenuhi dari provinsi. Contohnya, keperluan dan kuota pupuk Urea di Bintan itu sebanyak 102,35 ton. Namun, kuota yang dipasok hanya 23 ton.

”Akibatnya, petani kita menjerit dan harus membeli pupuk non subsidi. Ini harus diperhatikan pada tahun mendatang,” tegas H Dalmasri Syam.

Dalam rapat evaluasi itu, Kepala Dinas Pertanian Bintan Supriyono menerangkan, ketersediaan pupuk bersubsidi mengalami kekurangan (minus) untuk kebutuhan petani Bintan. Usulan Pemkab Bintan untuk keperluan pupuk bersubsidi kepada Pemerintah Provinsi Kepri, belum terpenuhi.

Baca Juga :  1.600-an Peserta Bersaing di Ironman 70.3 Bintan

Untuk jenis Urea, diusulkan 102,35 ton. Tapi, yang diberikan cuma 23 ton. Jenis pupuk SP-36, diusulkan sesuai kebutuhan sebanyak 19 ton, yang diberikan kuota hanya 3 ton. Jenis NPK diajukan 239,2 ton, yang diberikan hanya 60 ton. Jenis pupuk ZA diperlukan 13 ton, namun kuota yang didapat hanya 3 ton. Sedangkan pupuk organik, diperlukan sebanyak 57 ton, kuota yang didapat hanya 6 ton.

”Secara menyeluruh, kebutuhan total pupuk di Bintan tahun ini sebanyak 432,05 ton. Namun yang terpenuhi hanya 95 ton, atau hanya 22 persennya saja,” sebut Supriyono.

Baca Juga :  Sembilan Daerah Terindikasi Rawan Pangan

”Perlu adanya kordinasi kepada Pemprov Kepri selaku penyalur pupuk bersubsidi. Agar kebutuhan petani Bintan bisa terpenuhi, guna dan para petani dapat meningkatkan produksi,” sambungnya. (fre/aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here