Dampak Limbah, Penyu Hijau Berkurang

0
238
SEEKOR tukik berjalan di atas pasir putih, saat dilepas turis, di Lagoi, baru-baru ini. f-jendaras/tanjungpinang pos

LAGOI – Jumlah penyu hijau (green turtle) kian berkurang. Hal ini terlihat dari jumlah penyu hijau yang bertelur di pantai Bintan, pada tahun 2018 ini. Jumlah telur ini berkurang, akibat limbah minyak hitam yang melanda Bintan beberapa bulan terakhir ini.

Hal ini seperti pada pelepasan (rilis) tukik penyu hijau di salah satu resor di Lagoi, Sabtu (27/5) lalu. Pada pelepasan tersebut hanya 57 tukik yang dilepas ke laut usai ditetaskan.

Eddy, seorang pengelola konservasi penyu di Lagoi mengatakan, untuk jenis penyu hijau populasinya semakin berkurang. Hal ini terjadi, karena sifat penyu hijau yang sangat sensitif terhadap makanan dan pencemaran laut.

”Ada juga ditemukan penyu hijau yang mati saat limbah minyak hitam. Kemungkinan karena limbah tersebut penyu hijau enggan bertelur di pantai di Bintan, khususnya wilayah Lagoi,” katanya, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, lain halnya dengan penyu sisik yang lebih tahan terhadap pencemaran. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here