Dana Kelurahan Tunggu Juknis

0
36
BUPATI Karimun Aunur Rafiq ketika menyerahkan bantuan dari pemerintah untuk korban banjir di Kelurahan Gading Sari, Kundur belum lama ini. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Kabupaten Karimun tahun 2019 mendapat dana kelurahan dari Pemerintah Pusat, yang sumber dari dana APBN sebesar Rp10,3 miliar. Dana itu untuk diberikan kepada 27 Kelurahan yang ada di Kabupaten Karimun.

KARIMUN – ”Selain Dana Desa (DD) ada dana kelurahan tahun 2019, dan jumlahnya Rp10,3 miliar,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, Rabu (28/11).

Rafiq menambahkan, anggaran tersebut sudah ada tetapi petunjuk penggunaan anggarannya belum ada atau petunjuk teknis (Juknis).

”Kita masih menunggu tentang bagaimana aturan penggunaan dana tersebut,” tambah Aunur Rafiq.

Terkait penggunaan anggaran dana kelurahan, lanjut Rafiq, telah disampaikan pada seluruh Lurah di Kabupaten Karimun dan kiiranya dapat menyampaikan program kerja di setiap kelurahan.

”Artinya, sebelum anggaran tersebut ada maka lurah diharapkan membuat program kerja yang terukur selama 1 tahun anggaran. Untuk per kelurahan mendapat anggaran Rp370 Juta,” jelas Rafiq

Anggaran Rp370 juta tersebut, diharapkan mampu membantu program kerja Kelurahan.

Atau dapat berkordinasi dengan masyarakat tentang penggunaan dana, dan tidak tertutup kemungkinan sistem penggunaan dana kelurahan sama dengan DD.

”Jika lurah meminta dukungan masyarakat. Penggunaan anggaran harus program yang menyentuh langsung dengan masyarakat. Sampai hari ini, belum diketahui apakah semua Lurah telah menyampaikan program kerja Kelurahan atau tidak,” terang Rafiq.

Terpisah, Lurah Sungai Pasir, Meral Hasian Siregar mengatakan, mengenai dana kelurahan telah ia ketahui

Hanya saja, penggunaan dana tersebut belum diketahui dan demikian juga penggunaan dana tersebut.

Ditambahkan Hasian, mereka pun belum membuat program kerja terkait penggunaan dana kelurahan itu.

Sifatnya masih menunggu, apakah dana tersebut dapat digunakan untuk insfratruktur atau tidak.

Tokoh masyarakat Sungai Pasir, Jepun mengatakan jika dana kelurahan dapat digunakan untuk penbangunan insfrastruktur atau program inovasi.

Maka dari itu, lurah harus berkordinasi dengan masyarakat dari setiap RW.

Pertama harus diketahui, apakah dana tersebut untuk insfratruktur atau tidak atau untuk program pemberdayaan masyarakat dan menyarankan pihak Kelurahan dapat segera berkordinasi dengan masyarakat tentang usulan program kerja. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here