Dana Pelabuhan Moco Dikorupsi!

0
721
Bobby Jayanto

Kejaksaan Negeri Tanjungpinang sudah memanggil 10 saksi dugaan korupsi Pelabuhan Tanjungmoco yang dibangun untuk pelabuhan kargo, pendukung Wilayah Perdagangan Bebas di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Pelabuhan Tanjungmoco dibangun menggunakan dana APBN tahun 2010 hingga 2015, sebesar Rp 117 miliar dengan lima tahapan pembangunan. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang, Benny Siswanto mengatakan, dugaan kasus korupsi dermaga Tanjungmocco saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Ia telah memanggil para pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan baik itu. Rekanannya masih ada yang belum memenuhi panggilan kita. ”Ada dugaan korupsi, jadi pelabuhan tak siap-siap,” katanya, Kamis (22/3).

Minggu depan Kejari akan mengulang kembali pemanggilan lagi ke pihak-pihak yang berhubungan. ”Kita akan tuntaskan kasus ini,” tegasnya.

Baca Juga :  ASN Harus Mengerti Aturan Lelang Barang dan Jasa

Benny menyebutkan, sejauh ini sudah 10 orang yang dipanggil atas dugaan korupsi dermaga Tanjungmoco baik itu dari dinas, konsultan dan rekanan. ”Belum kita tetapkan tersangka. Kita terus mengumpulkan bukti-bukti,” sebutnya.

Sambung dia, untuk jumlah kerugian negara saat ini belum bisa dipastikan. Tim penyidik yang dibantu oleh ahli masih melihat dari fisiknya untuk dilakukan penghitungan. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pusat juga tengah melakukan audit terhadap proyek dermaga Tanjungmoco. ”Dari BPK pusat itu mereka menjalankan tupoksinya. Kemungkinan nantinya kita akan join bersama dalam kasus ini,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini sejumlah pejabat termasuk Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan dermaga Tanjung Moco, Haryadi menyambangi ruang penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang. ”Adanya panggilan untuk melakukan penyelidikan. Saat ini, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek itu kita panggil untuk diperiksa,” tuturnya.

Baca Juga :  Koruptor Kembalikan Uang Rp11 M

Benny juga menyampaikan, selain PPK, Haryadi, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa pihak yang berkaitan dengan dugaan korupsi itu. ”Sudah ada beberapa pihak kita periksa, dan nanti kalau sudah selesai pemeriksaan seluruh tahap dalam penyelidikan maupun penyidikan akan kita ekspose,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto, minta pembangunan Pelabuhan FTZ Tanjungpinang Moco tetap dilanjutkan. ”Kasihan sudah banyak uang negara habis, tapi tidak difungsikan,” tegasnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang ini, minta agar pemerintah daerah membangun sarana dan prasana, salah satunya mengaspal jalan menuju pelabuhan tersebut. ”Kita belum ada pelabuhan kontainer. Sudah dibangun tapi tidak difungsikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Segera Panggil Bobby Jayanto

Ia minta agar Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemerintah Pusat, duduk bersama lagi, membahas bagaimana caranya, supaya pelabuhan tersebut di operasikan. ”Apa masalah Pelabuhan Tanjungmoco belum difungsikan,” ujarnya.

Lahan yang belum dibebaskan menuju pelabuhan tersebut, ia minta agar pemerintah daerah serius, menganggarkan agar jalan tersebut bisa difungsikan. ”Pelabuhan sudah siap, kalau jalan tidak ada, tak jalan juga,” tegas Bobby. (RAYMON-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here