Dana Transfer Cair Rp3,5 T

0
295
SEJUMLAH pekerja saat membangun sekolah di Tanjungpinang. Pembangunan sekolah menggunakan APBN yang ditransfer ke daerah membangun sekolah baru. f-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Penyaluran dana transfer daerah se-Kepri dan Dana Desa (DD) sampai semester I tahun anggaran 2018 mencapai 51,63% dari pagu sebesar Rp7,033 triliun atau sekitar Rp3,5 triliun.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendahraan Negara Provinsi Kepri Heru Pudyo Nugroho mengatakan, adapun rincian masing-masing dana transfer yang sudah disalurkan pada Semester I tahun ini yakni, Dana Bagi Hasil (DBH) dengan pagu Rp872,83 miliar realisasi 38,91%.

Dana Alokasi Umum (DAU) dengan pagu Rp4,283,24 triliun realisasi 58,33%, Dana Transfer Khusus (DTK) dengan pagu Rp1,560 triliun realisasi 39,91%, Dana Insentif Daerah (DID) dengan pagu Rp94,86 miliar realisasi 52,24% dan Dana Desa (D) dengan pagu Rp221,36 miliar realisasi 60%.

Dalam rangka mempercepat penyaluran, di tahun 2018 penyaluran DBH menggunakan mekanisme penyaluran yang lebih baik yaitu disalurkan setiap bulan sesuai proporsinya walaupun Peraturan Menteri Keuangan seharusnya disalurkan per triwulan.

”Perlu kami sampaikan bahwa penyaluran DBH bergantung kepada realisasi penerimaan negara, sehingga pagu DBH merupakan estimasi tertinggi yang belum tentu dapat disalurkan utuh 100%,” jelasnya.

Menanggapi isu keterlambatan penyaluran DBH yang sempat muncul di media massa, bahwa DBH yang dimaksud adalah DBH kurang bayar tahun 2017. Saat ini masih dalam proses perhitungan kurang/lebih bayar berdasarkan data realisasi dari kementerian teknis.

Data dimaksud tersebut akan dituangkan ke dalam Keputusan Menteri Keuangan dan selanjutnya disalurkan melalui mekanisme Peraturan Mentreri keuangan (PMK) No.50/PMK.07/2017 sebagaimana telah diperbaharui dengan PMK No.12/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer Ke daerah dan Dana Desa

DAK Fisik lingkup Provinsi Kepri di Tahun 2018 dialokasikan pada 95 bidang DAK Fisik dengan jumlah Rp753,94 miliar. Terdapat penurunan alokasi DAK Fisik sebesar 2,74% bila dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya.

Bila dilihat per provinsi/kabupaten/kota, tidak semua yang mengalami penurunan alokasi. Dari 8 pemerintah 3 diantaranya mengalami peningkatan alokasi, Kabupaten Karimun mengalami peningkatan secara signifikan yaitu sebesar 115,77% sedangkan penurunan alokasi terbesar terjadi pada Kota Batam sebesar 31,97%.

Kinerja penyaluran DAK Fisik sampai dengan semester I 2018 dinilai cukup baik di Kepri sampai dengan akhir semester I telah disalurkan sebesar Rp165,24 miliar atau sebesar 21,92%.

Dari 95 bidang DAK Fisik telah disalurkan 68 Bidang untuk penyaluran tahap I, sisa 27 bidang DAK Fisik belum tersalurkan karena masih menunggu penyampaian kelengkapan persyaratan daftar kontrak oleh Pemkan/Pemko. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here