Dandim Serahkan RTLH ke Pemko

0
271
DRAMA KOLOSAL: Prajurit TNI menggelar drama kolosal sejarah gerilya Laut Sultan Mahmud Riayat Syah saat peringatan HUT TNI ke-72 di Batamcenter Batam, Kamis (5/10). Berita terkait di hal 7. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Komandan Kodim 0316/Batam selaku Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 tahun 2017 menyerahkan rumah warga yang telah direhabilitasi kepada Wakil Wali Kota Batam. Serah terima dilakukan dalam Upacara Penutupan TMMD ke-100 di Sembulang, Kecamatan Galang, Kamis (26/10).

Sebelumnya, 100 rumah tidak layak huni (RTLH) yang telah direhabilitasi melalui program Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam bekerjasama dengan TMMD. Rumah yang direhabilitasi tersebar di tiga kecamatan. Masing-masing 35 rumah di Belakangpadang dan Galang, serta 30 rumah di Kecamatan Bulang.

”TMMD melibatkan 15 kosatgas, 25 tim asistensi, dan SSK 110 orang. Total 150 personel. Dan masyarakat 300 orang. Sasaran fisiknya adalah rehabilitasi RTLH 100 unit. Pencapaian hasil 100 persen. Sedangkan non fisik melalui kegiatan penyuluhan agama, hukum, narkoba, KB-Kes, koperasi UKM, wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme,” lapor Dwi kepada Inspektur Upacara.

Adapun yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Penutupan TMMD ke-100 tahun anggaran 2017 di Batam adalah Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Fachri. Pada amanat inspektur upacara, Fachri membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku penanggungjawab operasional TMMD.

”TMMD ke-100 ini dilaksanakan di 52 titik, 52 kabupaten/kota. Berlangsung sejak 27 September sampai 26 Oktober. Tujuannya adalah untuk membantu pemerintah tingkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menyiapkan ruang juang, kondisi juang yang tangguh,” kata Fachri.

Menurut Kasad, TMMD ke-100 ini selaras dengan peringatan HUT ke-72 TNI yang mengangkat tema Bersama Rakyat TNI Kuat. Hal ini sangat tepat menggambarkan kondisi TNI di tengah masyarakat kini.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada Oktober 2017, tingkat kepercayaan publik pada TNI paling tinggi, mencapai angka 94 persen. Angkanya meningkat 3 persen dibanding bulan Januari tahun yang sama.

”Ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin baik. Dan ini penting untuk TNI dalam menjalankan tugasnya. Atas nama semua prajurit TNI perkenankan saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya sekaligus permohonan maaf bila ada hal-hal yang belum memuaskan masyarakat,” kata dia.

Kemanunggalan yang sudah terjalin ini diharapkan tidak berhenti pasca TMMD. Tapi, akan terus berlanjut di kehidupan sehari-hari setelahnya. Kasad mengajak masyarakat untuk membangun dan membangkitkan kembali nilai kebersamaan, gotong royong. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here