Danlantamal Ajak Mempertebal Semangat Kebangsaan

0
111
DANLANTAMAL IV Tanjungpinang Laksma TNI R Eko Suyatno membacakan amanat Mendagri pada saat upacara peringatan Hari Nusantara tahun 2018. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno mengajak, seluruh jajarannya untuk mempertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan di tengah kebhinekaan. Hal itu disampaikan Danlantamal di sela upacara peringatan Hari Nusantara di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Kamis (13/12) kemarin.

Upacara ini dihadiri para Asisten Danlantamal IV, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal IV serta dikuti seluruh prajurit. Baik Perwira, Bintara maupun Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil yang berasal dari Mako Lantamal IV, Wing Udara 2, Lanudal TPI dan Yonmarhanlan IV TPI.

Saat membacakan sambutan Mendagri Tjahjo Kumolo selaku Ketua Panitia peringatan Hari Nusantara, Danlantamal IV menyampaikan, penyelenggaraan Hari Nusantara tahun 2018 ini tidak lepas dari perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan NKRI, yang pertama kali tercetus melalui ’Deklarasi Djoenda’ pada tanggal 13 Desember 1957.

”Konsep deklarasi ini mendasari perjuangan bangsa Indonesia menjadi rezim negara kepulauan (Archipelagic State),” katanya.

Sebagai negara kepulauan mengandung filosofi yang sangat mendasar, walaupun tidak serta merta diakui. Bahkan mendapat tantangan dari negara-negara besar di dunia. Namun berkat perjuangan yang gigih selama 25 tahun, akhirnya konsep Indonesia sebagai negara kepulauan diakui dunia, setelah United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

”Yang disahkan pada 10 Desember 1982, melalui konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang hukum laut. Dan Indonesia telah meratifikasinya dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985. Selanjutnya, UNCLOS resmi berlaku pada tahun 1994,” jelasnya.

Danlantamal menyampaikan, dengan perayaan Hari Nusantara tahun 2018, hendaklah dijadikan momentum dalam mempertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan di tengah kebhinekaan, agar tetap melaksanakan pembangunan nusantara.

”Meningkatkan kerja sama dalam pengelolaan wilayah laut dan wilayah perbatasan. Mempertahanakan kedaulatan negara dalam wadah NKRI, serta mendorong masyarakat Indonesia untuk memahami arti penting wawasan nusantara,” tutupnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here