Danrem Kawal Progres Pencetakan Sawah

0
707

LINGGA – Korem 033/Wira Pratama menggesa realisasi agar Kepulauan Riau bisa memaksimalkan produksi beras. Sebagian besar perencanaan pencetakan sawah baru mulai teralisasi. Selasa (11/12/2018) lalu, Danrem 033/WB Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos meninjau lokasi cetak sawah baru di Desa Bukit Langkat wilayah Koramil 05 Bintan Kabupaten Lingga.

Danrem yang datang bersama Kasiter Korem Kolonel Inf Persada Alam dan Dandim 0315/Bintan disambut Wakil Bupati Lingga untuk meninjau pelaksanaan pembuatan sawah baru.

“Kegiatan ini tindak lanjut dari kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD dalam mencetak lahan sawah di dua wilayah. Untuk kepri lokasinya di Kabupaten Lingga dan Natuna. Ini sebagai upaya menyukseskan swasembada pangan,” kata Danrem Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema.

Baca Juga :  Dua ABK Kedapatan Bawa Narkoba

Dalam kunjungan kelapangan itu, Danrem meminta pemerintah daerah maupun kelompok tani termasuk para Babinsa setempat menyampaikan kendala serta kekurangan peralatan yang akan dibutuhkan.

“TNI sangat respon dengan masalah ketahanan pangan ini. Jadi, jangan ragu-ragu menyampaikan kendala yang dialami di lapangan. Apa saja kebutuhan alat dalam mengelola sawah seperti hand traktor dan pompa air yang daerahnya kurang air, akan kami upayakan jika ada permintaan” sebutnya.

Danrem juga berharap, lahan cetak sawah baru yang ada di dua wilayah ini akan ada pengawalah oleh anggota Babinsa setempat.
“Babinsa harus memberikan laporan kepada Danramil untuk diteruskan ke Komando Atas,” jelasnya.

Baca Juga :  Satgas Imunisasi IDAI Ungkap Prioritas dalam Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19

Dalam obrolan dengan para petani, Danrem berharap agar petani tetap semangat dalam bekerja. “Apa yang kita kerjakan dengan baik, pasti hasilnya akan lebih baik. Selain itu, kelompok tani mesti tetap giat bekerja untuk mendapatkan hasil yang maksimal,’ kata Danrem Gabriel Lema. (jek)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here