Dapat Pengalaman Bertani

0
420
RENDRA (tiga dari kiri) bersama dosen lainnya saat meninjau Kelompok KKN-PM Ketahanan Pangan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang di Desa Toapaya Induk Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, belum lama ini.f-istimewa

KKN-PM Stisipol Bersama Petani Berakhir

Selain dapat membantu aktivitas petani dari segi tenaga, keberadaan aktivitas Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Mayarakat (KKN-PM) Ketahanan Pangan juga memberikan pengalaman dan ilmu baru bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Aktivitas KKN-PM Ketahanan Pangan Kampus Stisipol Raja Haji Tanjungpinang telah selesai pekan ini. Mereka ada di beberapa daerah di Kepri.

Hasil pemantauan dari beberapa dosen Stisipol Raja Haji Tanjungpinang selama KKN berjalan, petani merasa terbantu dengan keberadaan kelompok KKN Ketahanan Pangan.

Hal itu dari segi tenaga, namun dari sisi mahasiswa Stisipol Raja Haji tentu merupakan pengalaman berharga.

Rendra Setyadiharja, S.Sos, M.IP selaku Ketua Pelaksana Kegiatan KKN Ketahanan Pangan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang mengatakan, hasil dari pemantauan lapangan yang sebelum-sebelumnya dilakukan oleh panitia KKN-PM adalah, semua kelompok sudah mendapatkan mitra yang layak sesuai dengan mekanisme teknis yang telah diatur.

Baca Juga :  Mahasiswa Belajar Karakteristik Ikan

Secara teknis, lanjut Rendra, mitra yang berkerja sama dengan kelompok KKN-PM tidak menjadi masalah.

”Bahkan ada mitra yang sangat senang dengan adanya mahasiswa KKN, dan mereka berharap mendapatkan hal-hal baru yang mereka mungkin tidak ketahui. Memang ada mitra yang sudah sangat mapan, tetapi mereka ingin ada sesuatu yang baru dari pemikiran mahasiswa,” sebut Rendra, melalui pesan WhatsApp-nya, kemarin.

Bagaimana pelaksanaan KKN mereka selama di lokasi, Rendra menjelaskan, aktivitas KKN berlangsung lancar di wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dan bahkan di luar pulau Bintan seperti Karimun, Natuna, Anambas, Lingga berjalan dengan baik.

Mahasiswa menjalan berbagai program seperti sosialisasi, dan juga pendampingan kepada mitra dalam mengolah lahan.

Bahkan ada juga kelompok yang belajar hal-hal baru dari mitranya, dan ada yang sudah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. Malah ada yang sudah terobosan, untuk marketing produk hasil pertanian. Untuk teknis tidak terjadi masalah selama berlangsungnya KKN-PM Ketahanan Pangan.

Baca Juga :  Jumlah Sarjana di Kepri Bertambah Lagi

Seperti apa evaluasi di internal, Rendra menerangkan, untuk evaluasi dilakukan secara berkala baik langsung dan tak langsung.

Untuk evaluasi secara langsung, dengan cara monitoring ke lapangan namun diprioritaskan pada kelompok-kelompok yang ada di Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

”Untuk kelompok yang berada di wilayah di luar itu, tetap akan dimonitoring lapangan. Namun tetap harus memprioritaskan protokol kesehatan, yang sudah ditetapkan pemerintah dan jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak dianjurkan pemerintah atau bahkan Tim Satgas Covid-19. Karena pandemi Covid-19 belum juga normal. Di dalam KKN di era New Normal ini, banyak yang harus diperhatikan,” tambah dia.

Evaluasi secara tidak langsung, dilakukan dengan cara kelompok melaporkan secara daring progress kegiatannya di lapangan kepada panitia dan juga dosen pembimbing lapangan.

Baca Juga :  Mahasiswa STTI Belajar Interpersonal Skill

Tujuannya, agar kegiatan per minggu terdokumentasi secara sistematik. Sehingga kelompok-kelompok yang dipantau belum melaksanakan program secara efektif, akan diberikan masukan baik oleh panitia dan juga dosen pembimbing lapangan.

Tema KKN-PM Stisipol Raja Haji Tanjungpinang tahun 2020 ini, yaitu ‘Mewujudkan Ketahanan Pangan Kepulauan Riau Melalui Pemberdayaan Masyarakat’.

Mahasiswa Stisipol Raja Haji, melaksanakan KKN-PM berdasarkan domisili sampai masa pelaksanaan KKN-PM berlangsung. Kelompok mahasiswa/mahasiswi ini melaksanakan KKN dengan membantu sambil belajar ke petani.

Saat ini, ada beberapa prodi di Stisipol Tanjungpinang yakni, Administrasi Publik, Ilmu Pemerintah, Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Adapun Visi Stisipol yakni, menjadi edutech acuan yang memberdayakan ekosistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM menuju Indonesia pintar.(Adly “Bara” Hanani)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here