Dari 339, Hanya 60 Koperasi yang Aktif

0
651
M Yosli

KARIMUN – DINAS Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun mencatat sedikitnya 339 koperasi berbadan hukum. Koperasi aktif tercatat sebanyak 60, dan sisanya tidak aktif bergerak sebagaimana lazimnya menjalankan roda koperasi dari berbagai unit usaha seperti simpan pinjam, home industry dan sebagainya.

”Benar, mereka banyak kurang aktif. Salah satunya harus mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di koperasi yang berdasarkan UU no 25 tahun 1992 tentang perkoperasian wajib dilaksanakan,’’ kata M Yosli, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Karimun, Rabu (18/10).

Baca Juga :  Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Taruf MTQ

Mengapa wajib dilaksanakan RAT, M Yosli melanjutkan, RAT sebagai bukti bahwa koperasi tersebut aktif dalam menjalankan roda perkoperasian serta melakukan evaluasi pertanggungjawaban pengurus maupun evaluasi program kerja.

Selain itu, serta membuat rencana anggara pendapatan belanja koperasi di tahun berikutnya.

”Kalau dilihat dari 60 koperasi yang aktif, rata-rata berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU). Namun, walaupun koperasi yang terdaftar kurang aktif kita terus melakukan pembinaan terhadap koperasi tersebut. Agar, ke depannya bisa berubah dalam artian aktif menjalankan koperasinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bidan Diminta Berikan Pelayanan Maksimal

Dikatakan Yosli, ada salah satu koperasi di Pulau Kundur yaitu koperasi guru-guru rayon 2 dalam bentuk usaha simpan pinjam. Sejak berdiri tahun 1984, hingga saat ini anggotanya mencapai kurang lebih 700 orang.

Koperasi tersebut sudah berhasil mengelola usaha koperasinya, hingga bisa mendirikan kantor sendiri dari hasil pengelolaan simpan pinjam.

”Koperasi guru-guru itu sudah beromset kurang lebih Rp 7 Miliar. Mereka sudah mendapatkan Nomor Induk Koperasi (NIK), dari Kementerian Koperasi RI yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” tuturnya.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here