Dari Kita Untuk Kita

0
273
-Ibu rumah tangga di lingkungan RW010 sedang memakaikan masker gratis ke pengendara sepeda motor saat melintasi di Jalan Jatayu, Kelurahan Batu IX. F-Andri/Tanjungpinang Pos

Seribu Masker Sudah Dibagi

Meskipun awan berubah warna dari biru laut menjadi putih kehitaman (mendung), warga Kampung Bangun Sari, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, tetap semangat melaksanakan kegiatan bersama pada Minggu (18/10) pagi.

ANDRI DWI S, Tanjungpinang

Sekitar pukul 07.15 WIB, satu per satu warga mulai berkumpul di Lapangan Bola Volly RT002/ RW010. Karena sekitar pukul 07.30, warga RW 010 ingin membagikan 1.000 masker kain di persimpangan Jalan Jatayu.

Ini salah satu agenda kegiatan pengukuhan Forum Lembaga Masyarakat (FLM) di RW010, Kampung Bangun Sari, Kelurahan Batu IX, Kecamatan tanjungpinang Timur.

Sebelum dibagikan masker kain secara gratis, terlihat warga mengenakan masker. Baik itu warga dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Karena, setelah bagikan masker nanti, warga akan melakukan senam sehat bersama di Lapangan Bola Volly.

Mengenakan masker, salah satu cara mencegah penularan virus korona sering disebut Covid-19. Karena virus mematikan ini sudah melanda dunia termasuk di Indonesia hingga ke daerah Kota Tanjungpinang ini.

Baca Juga :  Penyidik Temukan Bekas Suntikan di Kaki

Berdasarkan data perkembangan Covid-19 di Kota Tanjungpinang sampai 19 Oktober 2020, dari Sekretariat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepri, ada sebanyak 353 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tapi, yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 308 orang.

Sedangkan 37 orang masih dalam perawatan hingga penyembuhan dari penyakit virus korona. 8 orang lagi sudah meninggal dunia.

Walikota (Wako) Tanjungpinang, Rahma selalu mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.

Karena menurutnya, protokol kesehatan harus selalu dilakukan secara disiplin pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja. Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa di cegah bersama-sama.

Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan, adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman), menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.

Baca Juga :  Tak Rekam KTP-el, NIK Bakal Diblokir

Masyarakat yang sudah mengenakan masker, salah satu penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Satu per satu warga yang berjalan kaki, maupun berkendara yang sedang melintasi di persimpangan Jalan Jatayu, diberikan satu masker kain secara gratis. Baik itu yang mengenakan masker atau tidak.

Warga yang sedang bagi-bagi masker, langsung pakaikan masker kain dengan warga tidak mengenakan masker saat berkendara sepeda motor melintasi di Jalan Jatayu, Kampung Bangun Sari.

“Lain kali, pakai masker ya Ibu,” kata istri Ketua RW010, Edi Susanto saat menegur warga yang sedang berkendara sepeda motor tidak mengenakan masker.

Masker kain yang dibagikan secara gratis, kata Edi Susanto, atas inisiatip serta swadaya dari warga khususnya ibu rumah tangga di lingkungan RW010, Kampung Bangun Sari, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Karena warga RW010, mengajak warga lainnya untuk sama-sama menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Baik itu menjaga kesehatan diri sendiri, maupun keluarga serta di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  DPRD Bentuk Panja Bahas Tarif SBP

Dengan menggunakan masker dengan baik, salah satu cara mencegah hingga mengatasi penularan virus korona di masa pandemi Covid-19. Karena masker bagian dari penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau tidak kita sendiri yang menjaga kesehatan, siapa lagi,” ucap dia.

Oleh karena itu, ia mengajak warga-nya hingga seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk sama-sama menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di mana saja. Mulai dari menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Sesering mungkin cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Jaga jarak antara satu dengan lainnya, serta jauhi kerumunan banyak orang.

“Semua ini, dari kita untuk kita,” sebut dia.***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here