Data BKD Harus Terhubung ke BKN

0
613
Pengambilan sumpah PNS di lapangan Engku Putri Batamcenter beberapaw aktu lalu. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan evaluasi pelayanan kepegawaian baik urusan kepangkatan, pensiun maupun mutasi. Dengan demikian, diharapkan, ada standar yang sama dalam penyelesaian administrasi kepegawaian baik tingkat Kantor Regional maupun pusat.

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, Kamis (5/4) di Batam menjelaskan, pelayanan kepegawaian tidak bisa lepas dari regulasi baru.
Harapannya dalam manajemen kepegawaian PNS harus diatur mulai dari penyelenggaraan

sampai pensiun. Ia mengatakan ketika mengajukan formasi hendaknya ditentukan posisi yang betul-betul diperlukan. ”Bukan merekrut PNS untuk menyelesaikan pekerjaan tetapi kita ingin merekrut pemimpin masa depan. Jadi didiklah mereka sebagai pemimpin masa depan dengan memberikan pekerjaan bersifat teknis,” sebut Bima.

Harapannya ke depan bagaimana data kepegawaian antara BKD bisa terhubung ke BKN. Ini tidak terlepas dari inovasi dan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Salah satunya aplikasi kepegawaian yang kini tengah dikelola adalah Simpeg. Menurutnya aplikasi Simpeg ini akan di evaluasi dan jika memang bagus akan diberlakukan secara nasional.

”Sehingga ke depan itu orang yang henda pensiun, dapat segera mendapatkan SK pensiun diakses secara mobile,” katanya.

Kepala Kantor BKN Regional III, Ima Sumaria, mengatakan, mereka menggelar rakor untuk evaluasi sehingga ke depan seragam. ”Nanti akan dibahas perihal ketepatan pengusulan kepangkatan, kelengkapan berkas serta rekonsilasi data antara kabupaten/kota dengan BKN,” ujar Ima.

Sementara Wali Kota Batam, HM Rudi mengapresiasi rakor itu dengan harapan, dapat meningkatkan pelayanan kepegawaian se-Wilayah Kerja Kantor Regional lll BKN. ”Sehingga ke depan lebih baik. Kami juga ucapkan terimakasih karena telah memilih Batam sebagai tempat diselenggarakannya Rakor,” kata Rudi.

Dijelaskannya, Batam saat ini tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Ini sebagai salah satu langkah Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang menurun di tahun 2017.

Meningkatnya jumlah kunjungan ke Batam merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Batam. ”Saya mohon maaf jika orang yang datang ke Batam tidak nyaman, karena Batam sedang berbenah. Saya juga mengucapkan terimakasih karena kegiatan nasional dilaksanakan di Kota Batam. Tentunya kunjungan bapak/ibu berdampak pada kenaikan PAD Kota Batam,” katanya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here