Daya Beli Daging Sapi Meningkat

0
453
MASYARAKAT antusias membeli daging sapi segar di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang. Konsumsi daging sapi saat lebaran naik 10 persen.

TANJUNGPINANG – PERMINTAAN dan daya beli daging sapi dari masyarakat meningkat, pada lebaran Idul Fitri 1439 hijriah. Tingkat penjualan daging sapi dari pedagang naik mencapai 10 persen, dibandingkan lebaran Idul Fitri tahun 2017 lalu (1438 hijriah).

Daya beli ini dilihat dari antusias masyarakat terhadap daging sapi segar, menjelang lebaran Idul Fitri 1439 hijriah, di Pasar Baru pelantar, dan pasar Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang.

”Alhamdulillah, lebaran kemarin itu, habis terjual daging sapi segar kita,” kata Syahrial, seorang pedagang daging sapi segar, di Pasar Baru Tanjungpinang, Minggu (24/6) kemarin.

Kemungkinan, kata Syahrial, harga daging sapi segar yang ditawarkan terbilang murah. Sehingga masyarakat sanggup beli, dan mengonsumsi daging sapi segar bersama keluarganya.

Menjelang lebaran, harga daging sapi yang ditawarkan ke masyarakat (pembeli) berkisar Rp 155 ribu, sampai dengan Rp 160 ribu per kilogram. Harga tersebut memang mengalami kenaikan berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogram. Karena sebelumnya, harga daging sapi hanya mencapai Rp 140 ribu per kilo.

”Alhamdulillah, harga saging segar kembali normal, yaitu Rp 140 ribu per kilo,” ucap dia.

Empat hari menjelang lebaran Idul Fitri, ia hanya menyembelih 30-an ekor sapi. Dari jumlah sapi yang disembelih, hanya dapat sekitar 4 ton daging sapi segar. ”Daging itu habis terjual semua,” sebut dia. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here