Defisit, Anggaran Disdik Batam Dirasionalisasi

0
137
Udin p Sialoho

BATAM – Pemerintah Kota Batam, melakukan rasionalisasi anggaran dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai dampak dari defisit APBD 2018 senilai Rp 268 miliar.

Diantaranya, Dinas Pendidikan Kota Batam, yang harus memangkas anggaran sekitar Rp4,9 miliar. Pemangkasan itu dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Batam, HM Rudi.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan, saat rapat evaluasi kinerja Disdik Batam, dengan Komisi IV DPRD Batam, Rabu (29/8) di Batam. “Kita menerima laporan sebagaimana disampaikan Plt Kadisdik Batam, dilakukan pemangkasan Rp4,9 miliar,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho.

Udin menuturkan, pihaknya belum mendapat laporan pemangkasan program apa saja. Dia hanya menegaskan, anggaran yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan anak-anak didik di Batam, tidak dikurangi. “Kita belum tahu apa saja. Pemangkasan itu dari badan pengelolaan keuangan aset daerah (BPKAD),” jelasnya.

Disebutkan, dari pengakuan Hendri, ada surat untuk melakukan rasionalisasi anggaran tahun ini, disemua OPD. Nilainya sekitar Rp5-6 miliar per OPD.”Kalau tidak dilakukan, dampaknya program yang dicanangkan juga tidak jalan, karena anggaran tak cukup,” beber dia.

Namun diakui Udin, pihaknya menegaskan, untuk pembangunan fisik yang dicanangkan, tidak dilakukan rasionalisasi. “Kawan-kawan di dewan tidak mau melakukan rasionalisasi fisik, karena sudah disampaikan sebelumnya ke Wali Kota Batam,” kata Udin.

Sebelumnya, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, menyarankan agar tidak melakukan rasionalisasi usulan pembangunan fisik. Selain itu, Pemko diminta memaksimalkan pendapatan dengan pajak online. Setidaknya tahun ini diminta agar pajak online sudah dilakukan terhadap 200 objek pajak. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here