Defisit Rp241 Miliar, Ratusan Proyek Batal

0
712

Batam – Pemerintah Kota Batam akan memangkas anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun anggaran berjalan 2017. Dampaknya, sejumlah program Pemko Batam, akan ditunda pada tahun ini. Program atau proyek yang batal digelar tahun ini jumlahnay cukup banyak. Ada ratusan proyek atau program. Kondisi ini terjadi karena estimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan defisit sekitar Rp241 miliar.

Menurut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, defisit anggaran dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta BPHTB. Namun penyumbang defisit terbesar, dari BPHTB. Semestinya, pada catur wulan atau empat bulan ini, PAD sudah tercapai 33,3 persen.

Baca Juga :  Peringatan Isra Miraj, Yan Fitri Ajak Jaga Pemilu

”Informasi dari Badan Pajak dan Retribusi, realisasi baru 11 sampai 15 persen. Itu yang membuat estimasi sampai akhir tahun, akan ada defisit sekitar Rp241 miliar,” jelasnya.

Defisit angka Rp241 miliar ini karena pendapatan dari PBB dan BPHTB. Pemko Batam sudah melakukan pembahasan terkait dengan kondisi itu untuk masuk dalam APBDP. Dalam pembahasan itu, sudah diberikan arahan ke dinas-dinas untuk meng-hold (menunda) kegiatan.

”Kegiatan yang belum dimulai sampai sekarang, kita tunda dulu,” katanya. Ditanya program yang ditunda, Amsakar mengaku tidak ingat. Namun, diakui cukup banyak. Pembahasan program yang akan ditunda juga diakui masih berjalan.

Baca Juga :  Jargas Bantu Usaha Keparawisataan Hemat 40 Persen

”Jumlah yang ditunda banyak, karena defisit sangat besar. Yang sudah kita tunda belum setengah dari defisit,” imbuhnya. Untuk menutupi defisit, Pemko tak punya potensi lain. Peningkatan pendapatan dari sektor parkir juga tk bisa, karena Parda parkir masih dibahas.(martua)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here