Demokrat Akan Rebut Komisi II dari PKS

0
748
SIDANG: Para anggota DPRD Kepri saat mengikuti sidang paripurna. Tidak lama lagi DPRD Kepri juga akan merombak AKD. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

WAKIL Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood menyampaikan, kader separtainya Hotman Hutapea politisi daerah pemilihan (Dapil) Kota Batam, berpeluang menggantikan posisi ketua Komisi II Ing Iskandarsyah, pada saat rotasi Alat Kelengkapan DPRD (AKD) provinsi Kepri pada awal April nanti.

”Harapan kita memang seperti itu, karena memang di setengah tahun pertama, juga memberikan solusi, supaya ada pergantian lah, dan itu sudah kita bicarakan,” terang Nizar kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (8/3) kemarin

Ia menyampaikan, pembahasan informal terkait rotasi AKD ini pun, sudah sampai setingkat ketua komisi maupun elit masing-masing ketua partai.

”Kesepakatannya jadi rahasia dapur kami lah,” tambahnya.

Nizar sempat membeberkan, bahwa ketua Partai Demokrat sudah melakukan lobi-lobi politik dengan menyambangi kediaman salah satu partai penguasa di Kepri saat ini.

Baca Juga :  Mahasiswa Didorong Jadi Pengusaha

Seperti salah satunya ke rumah Ketua PDIP Kepri HM Soeryo Respationo di Kota Batam. Ia pun tidak menepis kemungkinan, bahwa pertemuan antara Ketua Demokrat Kepri H Apri Sujadi bersama Soeryo Respationo waktu itu membicarakan masalah AKD dan pemilihan Wagub Kepri.

Ia mengisahkan, kedatangan Apri Sujadi pada waktu itu, tidak hanya berkunjung ke pemakaman Almarhumah Hj Rekaveny, juga sebagai ajang silaturahmi.

Di sela itu juga ada pembahasan sedikit atau komunikasi politik tentang alat kelengkapan dewan dan perkembangan roda Pemerintahan di Provinsi Kepri. AKD sendiri akan digelar pada April nanti.

Tidak hanya itu, silaturahmi keduanya pun membicarkan soal keputusan calon Wakil Gubernur sebagai pendamping Nurdin Basirun lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Jangan Seperti Provinsi Jambi

Ketua Komisi II DPRD Kepri Ing Iskandarsyah, menyampaikan tidak ada masalah jika isu pergantian dirinya dengan sahabatnya Hotman Hutapea, jelang rotasi AKD April mendatang.

”Saya tergantung fraksi saja, tidak masalah, selama ini kita mengelola komisi itu kolektif jadi mempunyai hak yang sama,” tambah Iskandar melalui ponsel.

Menurut dia, jabatan yang diamanahkan saat ini, merupakan atas dasar perintah anggota Fraksi, jadi lagi-lagi, untuk memutuskan soal siapa yang akan menggantikan itu, ada di ketua Fraksi.

”Kalau saya biasa-biasa aja jabatan itu, yang paling penting adalah kita, harus lebih optimal memperjuangkan kepentingan masyarakat. Mengkoordinasi, supaya peran komisi itu lebih optimal. Untuk mengkritisi, bekerjasama dengan pemerintah,” bebernya.

Baca Juga :  Bangga dengan Misi Sosial Gereja

Politisi PKS dari Dapil Karimun tersebut justru juga menekankan, masalah pengisian Wagub Kepri. Menurut dia, sudah saatnya masing-masing partai pengusung bersama gubernur Kepri H Nurdin Basirun, memilih langkah terbaiknya ke depan.

Karena Wagub ini bagian yang paling penting dalam menjalankan roda pemerintahan Kepri saat ini.

”Jadi jangan biarkan berlama-lama masyarakat menunggu, begitu besar manfaatnya ketika Kepri ada wagub, misalkan ketika ada kunjungan orang-orang penting, gubernur bisa menugaskan wagubnya,” terangnya.

”Saya berharap jangan berlarut-larut terlalu lama,” tegasnya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here