Dendi Ditangkap Saat Terima Suap

0
384
Kasus suap: Kapolda saat jumpa pers membeberkan penangkapan kasus suap yang dilakukan Dendi Purnomo beberapa hari lalu. F-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Perkembangan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Batam, Dendi Purnomo, diakui belum selesai. Saat ini kondisi Dendi diakui belum stabil dari segi psikologis. Walau diakui jika Dedi merupakan orang baik, namun masalah hukum ditegaskan Kapolda Kepri, Irjen Sam Budigusdian, ada fakta yang tidak bisa diabaikan.

Hal itu disampaikan Sam saat ditanya pekembangan pemeriksaan terhadap Dendi, Rabu (25/10) di Batam. ”Pemeriksaan masih berlanjut. Tapi psikologis masih belum stabil,” kata Sam.

Menurutnya, siapapun yang tertangkap tangan dalam operasi tangkap tangan (OTT), akan menghadapi masalah psikologis. Sehingga disarankan, ada pendampingan hukum dan Dendi diakui ingin ada penasehat hukum.

Menurut Sam, Dendi Purnomo alias DP ditangkap beebrapa saat setelah menerima uang dari AM. uang itu terkait perizinan di Dinas Lingkungan Hidup. Penangkapan dilakukan, setelah polisi dapat informasi kedatangan AM untuk mengantarkan uang kepada Dendi DP terkait pengurusan izin dokumentasi tank cleaning.

”Nanti akan didampingi penasehat hukum,” sambung Sam.

Soal kelanjutan pencarian bukti lain dalam memperkuat OTT terhadap Dendi, diakui Sam, rencananya dilakukan hari itu. ”Pengeledahan nanti dilakukan penyidik,” ungkapnya.

Sementara terkait peluang pengembangan kasus, Sam mengatakan jika pihaknya sementara fokus dulu dengan OTT-nya. ”Tindak lanjut peristiwa lain atau sejenis, nanti setelah ini. Satu dulu, baru ke peristiwa lain,” katanya.

Ditanya pendapatnya atas sosok Dendi, Kapolda mengakui kenal dan menilai sebagai orang baik. Namun untuk kasus hukum ini, pihaknya tetap berangkat dari fakta. ”Tapi kita tetap mengedepankan praduga tak bersalah,” katanya sambil berucap jika kasus yang dialam Dendi, dilimpahkan penanganannya ke Ditreskrimsus Polda Kepri.

Dendi Purnomo, tertangkap tangan menerima suap oleh Ditreskrimum Polda Kepri. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here