Dengar Keluhan Agen, Harga Elpiji Dipertimbangkan

0
612
DISTRIBUSI GAS: Masyarakat mendistribusikan gas bersubsidi ke daerah pulau, dengan menggunakan kapal motor (pompong), baru-baru ini. F-Yendi/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGUBAN – Agen penjual gas elpiji 3 kilogram yang mengeluh kepada Komisi III DPRD Bintan baru-baru ini, ditanggapi serius oleh DPRD Bintan. Terutama dalam menentukan naik atau tidaknya harga gas bersubsidi tersebut.

Fiven Sumanti, Ketua Komisi III DPRD Bintan berjanji akan mendudukan kembali semua pihak terkait penentuan harga gas bersubsidi 3 kilogram itu, pada tahun 2017 ini.

”Kami beberapa hari lalu sudah meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Tanjunguban. Begitu juga agen elpiji di Tanjunguban yang membawahi 8 kecamatan di Bintan. Mereka mengeluh soal biaya tenaga kerja serta kendaraan,” sebutnya, Kamis (30/3).

Dijelaskannya, distribusi elpiji 3 kilogram yang sempat tersendat karena kendaraan pengangkut yang kurang, menjadi perhatian juga dalam hal kelangkaan elpiji di pasaran. Begitu juga biaya-biaya lainnya, seperti gaji yang terus naik sesuai dengan UMK.

”Kami pasti ikuti mekanisme harga yang benar. Namun juga keluhan pengusaha dan kondisi daya beli masyarakat harus menjadi perhatian. Artinya win win solusi lah, jangan sampai harga elpiji tidak naik tetapi justru hilang di pasaran, kan masyarakat juga yang susah,” jelasnya.

Alang, agen elpiji 3 kg yang membawahi 8 kecamatan di Bintan menyebutkan, ongkos operasional terus meningkat, sementara harga elpiji 3 kilogram tidak pernah naik sejak tahun 2009 lalu.

”Ya kami juga minta pertimbangan lah, biaya mobil mahal,” ujarnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here