Desa Berakit Rawan Malaria

0
880

Oleh: Rio Sekar Sari
Warga Bintan

Secara umum kondisi kesehatan masyarakat Indonesia mungkin memang sudah semakin baik. Namun ada beebrapa a desa yang mesti mendapat perhatian serius. Termasuk dalam penanganan penyakit malaria di Desa Berakit. Karena daerah ini banyak genangan air hingga warganya rawan terjangkit malaria. Warga desa Berakit juga sebenarnya dalam kondisi ketakutan karena penyakit Malaria belakangan ini semakin merajalela. Bahkan, tim peneliti dari pusat juga mengatakan setelah melakukan kajian bahwa Malaria sangat besar di Desa Berakit.

Baca Juga :  Sapi Indukan Wajib Bunting

Menurutnya, penyakit malaria di berakit juga sangat rawan. Kunjungan pihak Dinas Kesehatan maupun Puskesmas sudah sering dilakukan bahkwan sudah mengambil langkah-langkah antisipasi dengan mengontrol dan memberikan obat untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu warga juga sudah diajak untuk membiasakan mengubur, maupun membakar langsung kaleng-kaleng dan palstik yang berpotensi jadi genangan air yang bisa jadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Ada juga penyemprotan atau fogging yang harusnya dilakukan sebulan sekali karena Desa Berakit terkenal dengan penyakit Malaria. bahkan beberapa warga tidak keberatan jika harus membayar untuk mendapatkan fogging sekali dalam sebulan karena perkampungan mereka rawan malaria. Namun, pelayan ke masyarakat mungkin yang kurang baik, hingga warga tidak bisa mendapatkan penyemprotan secara rutin.

Baca Juga :  Cara Efektif Menyelesaikan Sengketa Konsumen

Hal ini terbukti hampir setiap bulan masyarakat Desa Berakit terkena penyakit malaria. Bahkan, ada yang sampai kehilangan penglihatan sebagai efek dari penyakit. Dampak Malaria ini juga bisa mempengaruhi saraf. Tim dari Jakarta meneliti dan memberikan Cap merah di Desa Berakit untuk penyakit Malaria.

Seperti yang dituangkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009, bahwa setiap upaya pembangunan harus dilandasi dengan wawasan kesehatan dalam arti pembangunan nasional harus memperhatikan kesehatan masyarakat dan merupakan tanggungjawab semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here