Desa Butuhkan Peran Mahasiswa

0
142
RAJA Abumanshur Matridi, Billy Jenawi, Faizal Rianto, Shahril Budiman dan Zainul Abidin mahasiswa mewakili STISIPOL Raja Haji saat memberikan piagam penghargaan kepada Camat Jemaja Timur Indra Gunawan tanda berakhirnya KKN 2019 di kecamatan itu. f-istimewa
Pihak Pemerintah Desa serta Kelurahan di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas masih membutuhkan peran mahasiswa di daerahnya.

ANAMBAS – Sebab, beberapa Kepala Desa telah menyatakan peran mahasiswa selama KKN di kantor desa sangat membantu.

Terlebih dalam hal program kegiatan, dapat membangu dalam memberikan ide serta mencari solusi baru dala setiap persoalan yang ada.

Hal itu diungkapkan Ketua Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, R. Abumanshur Matridi MPM, kemarin.

Mahasiswa/i kampus STISIPOL Raja Haji baru saja menyelesaikan KKN di Pulau Jemaja selama kurang lebih 40 hari lamanya.

Ia mengatakan, selama melaksanakan KKN baik kades, camat dan masyarakat pada umumnya merespon positif terkait KKN STISIPOL Raja Haji.

”Pemerintahan Desa dan kecamatan berharap, KKN tahun depan kembali dilaksanakan di Pulau Jemaja. Beberapa kades Kecamatan Jemaja Barat yang baru dimekarkan, juga berharap desa mereka bisa kita kirimkan mahasiswa ditahun mendatang untuk melaksanakan KKN,” sebut Abumanshur, Kamis (29/8).

Ia menambahkan, ada beberapa pengaruh positif yang dirasakan dan ditinggalkan dimasyarakat.

Hal itu misalnya, tumbuhnya semangat belajar anak-anak disetiap kelompok desa yang memiliki program les atau kelompok belajar.

”Harapannya banyak anak-anak di Jemaja, termotivasi melanjutkan pendidikan hingga ke Jenjang Sarjana. Secara umum kesan yang disampaikan oleh kades sangat positif,” tambah Abumanshur.

Bahkan, lanjut Abumanshur, ada satu desa yang siap mendatangkan mahasiswa KKN tahun ini untuk datang kembali ke desa mereka.

Keinginan itu, dalam rangka membantu dan menyukseskan kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan oleh desa.

Masih kata Abumanshur, namun yang terpenting saat ini pihaknya bersama civitas akademi STISIPOL Raja Haji akan mengevaluasi terkait KKN 2019 ini yang digelar di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Mengingat, KKN di Pulau Jemaja yang baru selesai ini merupakan yang pertama kali dilakukan.

Walau STISIPOL Raja Haji berkomitmen akan mengirimkan kembali mahasiswa/i nya untuk KKN di Anambas tahun 2020 nanti.

Sebelumnya, Ketua STISIPOL Raja Haji Endri Sanopaka MPM mengatakan, sebagai lokasi KKN perdana di Kabupaten Kepulauan Anambas, tentunya segala persoalan dan keterbatasan yang ada dilokasi KKN menjadi cerita dan pengalaman berarti bagi mahasiswa/i STISIPOL Raja Haji.

Ia juga berpesan kepada mahassiswa/i nya, untuk menjadikan pengalaman itu sebagai pembelajaran ke depannya ketika menjadi alumni STISIPOL Raja Haji saat kembali ke masyarakat nantinya.

”Jadikan pengalaman yang diperoleh selama KKN, menjadi bekal untuk menjadi Sarjana STISIPOL Raja Haji yang tangguh dan siap mengabdi dimasyarakat dalam bidang apapun,” tegas Endri.

Sebelumnya, mahasiswa/i STISIPOL Raja Haji tersebar dibeberapa lokasi yakni desa yaitu Kelurahan Letung, Desa Landak, Desa Mampok, Desa Rewak, Desa Batu Berapit, Desa Bukit Padi, Desa Genting Pulur, Desa Ulu Maras dan Desa Kuala Maras.

Bahkan, beberapa kades meminta langsung agar STISIPOL Raja Haji tahun depan untuk menggelar KKN lagi di desanya. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here