Desa Harus Miliki Penyuluh Pertanian

0
436
Tengku Fauzan

NATUNA – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna Tengku Fauzan Tambusai bertekad, adanya dukungan masyarakat Natuna bisa memiliki penyuluh pertanian.

Di Indonesia penyuluh pertanian bisa dikatakan sangat minim sekali. Untuk itu, dengan tekad yang kuat pertanian di Natuna bisa bangkit. Terlebih lagi, dengan posisi kabupaten Natuna yang terletak di pintu utara NKRI.

Hal ini sangat di untungkan, karena berbatasan langsung dengan negara negara tetangga di asia. Sehingga, sangat besar peluang untuk mengahasilkan produk pertanian organik.

”Tidak ada kata tidak bisa. Semua itu jika dengan tekad yang bulat, untuk kemajuan pertanian Natuna akan tercapai. Kita berharap, seluruh desa bisa memiliki satu penyuluh pertanian,” ujar Fauzan, usai membuka sosialisasi peraturan Bupati Natuna Nomor 45 tahun 2017 tentang pedoman penumbuhan penyuluh pertanian swadaya, di aula kantor Kecamatan Bunguran Timur Laut, kemarin.

Fauzan menerangkan, saat ini pihaknya akan membentuk Balai Penyuluh Pertanian (BPP) tingkat Kecamatan yang diisi oleh PNS fungsional dengan pelatihan dan bersertifikat.

Adanya BPP ini, diharapkan bisam menciptakan penyuluh yang bisa ditempatkan disetiap desa yang ada di Natuna. ”Jadi, dengan adanya BPP ini yang telah lulus bersertifikat. Mereka lah sebagai koordinator, dari seluruh penyuluh pertanian swadaya yang tersebar disetiap desa nantinya,” terangnya.

Tidak dipungkiri, kekurangan tenaga penyuluh ini PNS menjadi kendala. ”Namun, saat ini kita baru memiliki 12 orang dan berharap setiap desa memiliki satu orang penyuluh,” paparnya.

Ke depan Fauzan berharap, dengan adanya penyuluh tersebut bisa mengangkat produk produk unggulan yg ada di desa dan nantinya bisa terciptanya satu kawasan terpadu pertanian.

Sehingga, antara pertanian dan peternakan bisa terintegrasi untuk menghasilkan produknya dari masing masing daerah yang ada di Natuna. ”Makanya, apabila hal ini bisa diciptakan bersama-sama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten sampai ke tingkat pemerintah desa bisa memiliki kawasan pertanian terpadu. itulah harapan kami nantinya ke depan,” tutupnya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here