Desa Kerdau dan Pulau Panjang Perlu Jembatan

0
1008
RESES: Anggota DPRD Natuna H Pang Ali saat melaksanakan reses di Kecamatan Subi. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Anggota DPRD Natuna Pang Ali menilai, antara Desa Kerdau dengan desa Pulau Panjang, Kecamatan Subi perlu dibangun jembatan penghubung. Hal ini untuk memperpendek jalur transportasi warga yang menghubungkan kedua desa. Selama ini, kata Pang Ali, masyarakat harus menempuh jalur laut dengan penuh risiko.

Padahal, jika dibangun jembatan maka arus kendaraan darat akan ramai. ”Warga usulkan bangun jembatan sepanjang 2.200 meter. Lagi pula ini cukup masuk akal. Sebab kalau air surut, Kerdau ke Pulau Panjang bisa sampai dengan berjalan kaki,” kata Pang Ali, di kantor DPRD Natuna, kemarin.

Baca Juga :  Peringatan HPN Pewarta Natuna Gelar Baksos

Usulan ini, sambung Pang Ali, dianggap mendesak lantaran anak-anak warga Desa Kerdau harus bersekolah di Desa Pulau Panjang. ”Jadi anak-anak yang sudah tamat sekolah dasar, harus sekolah SMP di desa Pulau Panjang. Makanya ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat. Apalagi keberadaan kedua desa tersebut berbatasan dengan laut lepas berbatasan dengan Malaysia,” ungkapnya.

Kedua desa tersebut kata Pang Ali, memiliki sumberdaya kelautan dan perikanan yang melimpah. Sebab, sebagian besar perekonomian masyarakat ditopang dari hasil melaut, kerambah ikan, serta rumput laut. ”Perkebunan hanya sebagian kecil saja. Makanya perekonomian di sana cukup berkembang, Dengan adanya jembatan, tentunya akses ekonomi kedua desa akan terbuka dan dapat memajukan desa,” tutupnya.(cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here