Desa Tanjung Hutan Butuh Kapal Pelajar

0
576
NAIK POMPONG: Pelajar dari Desa Tanjung Hutan naik pompong menuju Pulau Buru tempat mereka sekolah. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Masyarakat yang tinggal Desa Tanjung Hutan, Buru, Karimun berharap Pemerintah Kabupaten Karimun menambah armada kapal untuk membawa pelajar menuju Pulau Buru.

KARIMUN – Karena saat ini anak-anak diangkut hanya satu kapal. Mereka adalah pelajar SMP dan SMA dari Desa Tanjung Hutan dan Desa Tanjung Batu Kecil. Supaya kapal bisa diberangkatkan, pelajar terpaksa berdesak-desakan agar bisa muat. Ini sangat membahayakan jiwa pelajar itu sendiri saat cuaca tidak bersahabat.

Hal ini disampaikan warga Desa Tanjung Hutan, Wiyono, kemarin. ”Sangat minim kapal untuk mengangkut pelajar. Persoalan ini sudah disampaikan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq,” kata Wiyono.

Supaya usulan warga bisa terwujud, ia mengingatkan dinas terkait agar tidak lupa menganggarkan pengadaan kapal pelajar untuk Desa Tanjung Hutan. Ia juga minta dukungan dari anggota DPRD Karimun terutama dari daerah pemilihan (dapil) Karimun-Buru, untuk mendesar agar Pemkab tahun ini sudah menganggarkan pembelian satu pompong pelajar. Menurutnya, tahun 2018, jumlah pelajar yang melanjutkan sekolah ke Pulau Buru dipastikan meningkat.

Bila tidak dibantu satu pompong lagi, saat naik kapal pelajar pasti berdesak-desakan naik agar sampai ke sekolah. Bila dipaksakan hanya satu kapal saja tidak yang dioperasikan, pompong itu tak mampu mengangkut sekaligus pelajar yang jumlahnya hampir ratusan orang. Mengingat beban biaya operasional seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan biaya perbaikan mesin yang mahal.

Sambung dia, bila ada penambahan satu pompong saja, seluruh pelajar dapat sekaligus berangkat sekali jalan. Selain digunakan untuk mengangkut sekolah, kapal dapat dioperasikan untuk kegiatan kemasyarakatan dan lainnya. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here