Dewan Akan Setuju Jika Dianggarkan Pemko

0
546
Maskur Tilawahyu

Banyak Guru Honor Tak Terima Gaji Layak

TANJUNGPINANG – Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu mengaku prihatin dengan nasib para guru honor sekolah yang tak mendapatkan gaji layak. Bahkan upah yang diterima kisaran Rp 400 sampai dengan Rp 800 ribu perbulan. Padahal, pendidikan masuk skala prioritas yang ingin dibangun Pemko Tanjungpinang.

”Saya banyak terima aduan guru honor belum terima gaji layak. Persoalannya saya bigung juga mau sampaikan. Sekolah butuh guru tersebut tapi tidak masuk anggarannya di APBD Pemko Tanjungpinang. Akhirnya begini, sekolah boleh menerima namun gajinya sesuai kemampuan sekolah, jadi kasihan gurunya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (7/11)

Baca Juga :  Pelajar Singapura Peduli dengan SDN002 Bintim

Saat disinggung apakah akan di perjuangkan di APBD Perubahan 2017 dan Murni 2018, menurutnya itu semua tergantung kebijakan kepala daerah. Jika ingin mengalokasikan anggarannya, ia secara pribadi akan menyetujui. Apalagi bila guru terkait memang dibutuhkan, harusnya dianggarkan di APBD pemko Tanjungpinang. Sehingga para guru dapat menerima yang layak sesuai dengan jenjang pendidikan.

Langkah awalnya, Pemko menaikkan status mereka dari honor sekolah menjadi honor daerah. Dengan demikian, maka bisa dialokasikan ke APBD Pemko. ”Kalau saran saya, semua guru honor sekolah didata kembali. Dilihat apakah dibutuhkan atau tidak, jika dibutuhkan harus dianggarkan dari APBD Pemko. Jika tidak maka sebaiknya pihak sekolah jangan menerima karena kasihan yang terkait,” tuturnya.

Baca Juga :  Jadi Pengusaha Berkat Ilmu di SMKN 4

Ia mengakui Tanjungpinang masih kekurangan guru. Untuk itu, perlu pendataan yang pasti berapa kekurangan agar bisa dianggarkan dan tak membebani anggaran sekolah. ”Tapi harus dipastikan setelah ada program itu, pihak sekolah jangan ada menerima-menerima lagi yah,” ungkapnya.

Ia menyakini, pihak DPRD tidak akan menolak jika Pemko memiliki wancana ini. Pihaknya siap memberikan dukungan agar tenaga pendidikan sejahtera. ”Kalau Pemko sekarang usulkan kami dari DPRD tidak akan menolak. Ini belum dibahas bersama,” ungkapnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here