Dewan Desak Pasang Lampu PJU

0
392
WARGA melintas dengan kendaraan di jalan terusan menuju Terminal Sungai Carang. Kawasan ini dianggap rawan pada malam hari, akibat tidak dilengkapi PJU. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashady Selayar merespon keluhan warga soal Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar terminal Sungai Carang, Bintan Centre (Bincen) dan sekitarnya. Anggota dewan dari Fraksi Golkar ini pun mendesak agar pemerintah segera memasang lampu di daerah rawan, tanpa PJU tersebut.

Daerah yang dianggap rawan akibat tidak dilengkapi PJU itu seperti di jalan terusan menuju terminal Sungai Carang, komplek Bincen, jalan Nusantara dari dari Km 12 sampai perbatasan Tanjungpinang-Kijang, serta Bincen-Air Raja.

”Kita minta daerah rawan itu perlu dipasang lampu. Biar terang jalan itu. Sehingga orang tidak takut lewat jalan tersebut,” kata Ashady Selayar, Jumat (20/7) kemarin.

Ashady Selayar mengatakan, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang sedang tidak ada anggaran lagi, untuk menangani hingga memenuhi kebutuhan PJU di Tanjungpinang. Termasuk daerah yang dianggap rawan pada malam hari.

Ashady menjanjikan untuk memperjuangkan permintaan yang diajukan oleh Disperkim Kota Tanjungpinang di APBD Perubahan tahun 2018 nanti. Baik itu untuk anggaran perawatan sampai anggaran lainnya yang dibutuhkan oleh Disperkim Kota Tanjungpinang.

Sehingga Disperkim bisa memenuhi permintaan masyarakat terhadap penerangan lampu jalan. Baik itu penerangan lampu jalan di daerah tempat tinggal, hingga jalan raya umum yang dianggap rawan pada malam hari.

”Jadi, kita ingin Kota Tanjungpinang ke depan terang menderang,” terang dia.

Sebelumnya, Rozi warga Kelurahan Air mengatakan, dirinya bekerja di salah satu pertokoan di kawasan Bintan Centre, Batu IX. Pulang kerja, pada malam hari. Beberapa tahun lalu, jalan utama di Km 8 atas menuju Air Raja atau Senggarang, cukup terang pada malam hari. Karena, masih ada PJU yang menyala.

”Namun, sejak tahun lalu sampai 2018 ini, PJU banyak yang mati. Kalau dihitung, ya lebih 50 titik PJU yang tak menyala itu,” kata Rozi, Rabu lalu.

Ramlan warga Senggarang juga berharap agar PJU dari Bintan Centre menuju simpang Senggarang dihidupkan kembali. Tidak hanya itu, PJU dari terminal Sungai Carang menuju SPBU jalan baru menuju RSUD Provinsi Kepri, juga perlu disediakan. Karena, jalan di terminal Sungai Carang itu, sudah ramai digunakan pengendara. (dri/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here