Dewan Minta Bangun Kampus Wisata Anambas

0
175
Pihak BTP saat mempresentasikan proses perkuliahan diploma 4 di bidang pariwisata, belum lama ini. f-istimewa

ANAMBAS – Menurut anggota DPRD Anambas, Firman Edi akan lebih maksimal anak-anak Anambas berkuliah di Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) jika dibuka di Anambas. Hal itu perlu tanpa harus mengembangkan sayap, dengan membuka kelas jauh di Anambas.

”Kita sadar pentingnya ada pendidikan di bidang pariwisata. Karena Anambas merupakan salah satu kawasan wisata terbaik dunia. Kita akan dorong akan adanya berdiri kampus pariwisata di Anambas,” tegas Firman Edi,

Mengingat Anambas memiliki potensi wisata yang bagus maka perlu dilakukan persiapan tenaga teknis yang handal dan teruji. Untuk itu, dari pertemuan dengan pihak BTP kemarin ia bersama anggota DPRD lainnya tengah membicarakan kerja sama. Sebab, mereka terus mencetak sarjana Diploma IV di bidang hospitality manager, executive chef, dan pengusaha.

”Kalau kita bangun kampus pariwisata sendiri sangat tidak mungkin,” singkat Firman Edi.

Untuk saat ini, sebagai solusi awal bagi anak-anak muda Anambas dengan bersekolah di BTP yang berlokasi di Batam sudah cukup baik. Hal tersebut dianggapnya akan lebih maksimal dalam menguasasi ilmu perkuliahan serta praktik yang diberikan BTP.

”Kalau kelas jauh tidak akan berkualitas. Namun, kita tetap dorong pihak BTP bangun kampus di Anambas ke depannya. Sehingga, akan lebih mudah dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih di bidang pariwisata,” jelas Firman Edi.

Dengan demikian, muda-mudi Anambas tidak hanya berpatokan untuk menjadi seorang pegawai. Sementara potensi daerah di Anambas di sektor pariwisata sangat menjanjikan dan berpotensi berkembang pesat ke depannya.

Ada pun kunjungan Tim DPRD Anambas ke Kampus BTP saat itu, untuk mendengar pemaparan dari BTP dan akan membicarakan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Anambas.

Tujuannya untuk menindaklanjuti dan jika perlu dilakukan kerja sama yang baik untuk meningkatkan SDM sektor pariwisata daerah. Beberapa waktu yang lalu, pihak Pemda juga telah meninjau ke BTP tersebut dan ia harapkan tahun depan minimal 10 orang siswa asal Anambas dibiayakan dengan menggunakan APBD. Untuk itu, tentu teknisnya Pemda yang lebih mengetahuinya dan tidak melanggar peraturan. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here