Dewan Minta Jalan Lingkar Ditunda

0
283
Nelayan sedang mencari ikan di perairan Teluk Keriting Tanjungpinang. Kawasan ini akan dibangun jalan lingkar. F-Suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK – Fraksi PKS-PPP DPRD Provinsi Kepri meminta agar proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 ditunda pengerjaannya. Sampai benar-benar APBD stabil. Hal ini disampaikan politikus PKS, Suryani dalam rapat Banggar bersama pemerintah daerah di kantor DPRD Kepri, Rabu (15/8).

Jalan lingkar ini dibangun selain untuk mempercantik wajah Tanjungpinang, untuk mengurai kemacetan, juga sebagai ikon pariwisata baru. Saat ini, proses lelang sudah dalam tahap penawaran harga dari calon kontraktor.

”Beberapa anggota banggar di rapat mengusulkan proyek multiyears Gurindam 12 di batalkan, mengingat berat beban APBD yang terus menerus defisit,” terang Suryani kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Menurutnya, seyogyanya masih bisa ditunda dalam pembahasan APBD perubahan proyek Jalan Lingkar yang menggerus banyak anggaran ini. Namun, pemprov katanya tetap bersih keras akan melakukan tahapan proses pembangunan proyek tersebut.

”Kalau dibatalkan untuk tahun ini lumayan ada Rp 110 miliar bisa untuk menutupi defisit,” sarannya.

Dia mewakili beberapa anggota lainnya, menyarankan agar Gubernur juga memperhatikan kondisi anggaran saat ini. Mengingat, APBD Perubahan 2018 TAPD Pemrov sudah memperediksi bahwa angka defisit mampu mencapai Rp 300 miliar, dan harus ada Rp 200 miliar lebih proyek fisik maupun nonfisik yang di hole atau ditunda pada anggaran 2019.

Saat ini, proses pembahasan antara TAPD dan Banggar DPRD Provinsi Kepri masih alot. Sejak Selasa kemarin, rapat pembahasan APBD perubahan masih terus dilakukan bisa dipastikan rapat akan selesai hari ini, Kamis (16/8).

Dalam rapat pada Rabu kemarin, di depan seluruh anggota Banggar Ketua TAPD pemprov Ts Arif Fadillah menyakinkan bahwa proyek Gurindam 12 tetap jalan. ”Defisit ditutup dengan meng-hold kegiatan-kegiatan yang belum berjalan di triwulan ke empat, dan tidak menganggu,” ujar Sekda.

Sementara Karo Unit Pelayanan Pengadaan Misbardi menyampaikan, bahwa proses lelang di LPSE Provinsi Kepri terkait proyek multiyears Gurindam 12 belum selesai. Ada tiga perusahaan yang memasukan penawaran yang nilainya lebih rendah. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here