Dewan Minta Pemko Desak Bangun BLK

0
558
Udin P Sihaloho

BATAM – DPRD Kota Batam diminta untuk mendesak pemerintah pusat merealisasikan rencananya membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Batam. Tujuannya agar brmunculan tenaga kerja terampil menjawab tuntutan kebutuhan industri ke depan. Sebelumnya, Pemko meminta BLK dibangun di Nongsa dan tahun ini akan disusun DED.

Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho mengatakan, Minggu (6/8), rencana membangun BLK di Nongsa, sudah diungkap Pemko Batam sebelumnya. Desakan itu muncul setelah beberapa kali pihak kementerian Ketenagakerjaan menjanjikan BLK untuk dibangun di Batam.  ”Kita senang kalau mau dibangun. Tapi kita harapkan, segeralah. Kita ini daerah industri, tapi BLK tidak ada,” cetusnya, menanggapi rencana yang diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti.

Diingatkan Udin, Pemko sudah mendapat limpahan wewenang dari pusat untuk mendapatkan dana IMTA. Sehingga, pemanfatannya harus jelas dengan yang maksimal dalam mendukung industri di Batam. ”Kalau tak ada BLK, pemanfaatan dana IMTA tidak maksimal. Pelatihan yang digelar juga jadi banyak tidak sesuai kebutuhan,” bebernya.

Sementara Kadisnasker Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, BLK untuk bidang industri dan kemaritiman, akan dibangun tahun 2018. Sekretaris Dirjen Kemenaker diakui sudah datang, dan menyampaikan rencana membangun BLK di Batam. ”Mereka meminta lahan lebih kurang 5 hektare untuk pembangunan BLK,” katanya.

Diakui, BLK bidang industri dan kemaritiman dianggap paling cocok untuk Batam. Khusus untuk bidang kemaritiman, diakui baru. ”Kalau yang industri sudah banyak. Kalau kemaritiman, seperti pelatihan welder bawah laut atau kegiatan offshore lainnya,” sebut Rudi.

Diakui, BLK itu nantinya pemerintah pusat yang akan melaksanakannya mulai dari desain hingga selesai. Sedangkan Pemko Batam hanya diminta menyiapkan lahan. Dimana, rencananya akan dibangun di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.  ”Sekarang kita siapkan administrasi dan pematangan lahan. DED disiapkan pemerintah pusat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Februari 2017, Rudi Sakyakirti mengatakan, DED akan dikerjakan tahun 2017 ini, karena anggaran sudah disiapkan. ”Lahannya sudah ada 3 sampai 5 hektar. Pak Aspawi (Kepal BPN Pemko) bilang, PL sudah ada dari pusat untuk BLK. Lahan itu cukup. Makanya tahun ini akan dimulai DED,” imbuhnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here