Dewan Minta Pemko Perbaiki Pelantar Rusak

0
160
Salah satu pelantar di Jalan Sulawesi yang rudak butuh perbaikan. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Sebagian masyarakat yang tinggal di Kawasan Kota Lama terganggu akibat banyaknya pelantar yang rusak.

Terkait hal ini,mengeluhkan kepada anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni. Ia menuturkan, sudah menyampaikan ke OPD terkait agar dibantu. Persoalannya, tidak ada anggaran pengerjaan. Reni pun menyarankan agar pemerintah daerah di tahun mendatang, menyediakan anggaran swakelola perbaikan pelantar.

Dituturkannya, beberapa tahun lalu sudah mengusulkan wacana tersebut. Jawaban yang diterima dari dinas terkait belum ada nomenklatur sehingga belum bisa dianggarkan. Anggota DPRD Tanjungpinang tiga periode tersebut menuturkan, pemerintah sudah bisa merealisasikan guna kepentingan masyarakat.

Hal ini dinilai penting, ketika urgen atau darurat bisa segera diperbaiki. Ia mencontohkan, rusaknya Pelantar Sulawesi butuh segera diperbaiki. Bila tidak, dikhawatirkan makin parah dan memakan korban yang jatuh ke bawah.

”Seperti sekarang tidak ada anggaran pemeliharaan, warga terpaksa menunggu anggaran melalui pembahasan APBD Perubahan. Ini pun belum tentu bisa dikerjakan. Bila tidak memungkinkan maka melalui APBD Murni. Ini kan lama, kasihan masyarakat,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Ia menuturkan, beberapa pelantar yang rusak berada di Jalan Sulawesi, Pelantar Datuk dan beberapa lainnya di kawasan Kota Lama. Menurutnya, pelantar-pelantar tersebut sudah lama dan dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Kini kebanyakan sudah rusak yang butuh perhatian pemerintah. Reni menyarankan pemerintah melalui OPD terkait menginventaris pelantar-pelantar yang butuh perbaikan.

Bila kemampuan APBD Kota Tanjungpinang terbatas, maka diusulkan untuk dibantu melalui APBN maupun APBD Provinsi Kepri.

”Jangan sampai ada korban. Kita perlu perhatikan penduduk yang bermukim di kawasan pesisir. Ini bukan hanya kawasan Kota Lama namun juga berlaku bagi daerah lain. Misalnya Tanjungunggat, Kampung Buis, Lembah Purnama dan lainnya,” tuturnya.

Anggota DPRD Tanjungpinang terpilih Dapil Barat-Kota periode 2019-2024 tersebut menyebutkan, tahun ini melalui usulannya beberapa pelantar sudah diperbaiki. Ini dinilainya belum cukup, masih banyak kawasan pelantar yang butuh perhatian.

”Kita minta pemko segera memiliki data. Serta tahun depan anggarkan pemeliharaan pelantar sama seperti jalan raya,” tuturnya.

Menururtnya, pelantar yang bagus merupakan salah satu tolak ukur kesuksesan pemerintah mensejahterakan masyarakat.

”Kelihatannya sederhana namun perlu perhatian. Terkait teknis pelaksanaannya saya yakin pemerintah bisa,” ucapnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here