Dewan Minta Stiker Parkir Diterapkan

0
778
ATUR KENDARAAN: Terlihat juru parkir sedang menata kendaraan roda dua di Jalan Kota Lama tepatnya di Pasar Baru Tanjungpinang. F-Dokumen/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, M Arif mendukung Dinas Perhubungan (Dishub) bila menerapkan pembayaran retribusi parkir dengan stiker bulanan atau bahkan tahunan. Selain yang ada sekarang menggunakan karcis. Dorongan ini diberikan, agar besaran retribusi parkir ke kas daerah maksimal. Ia yakin, bila diterapkan sistem stiker pendapatannya bisa lebih besar dari yang di targetkan sekarang hanya Rp 1,2 miliar.

Didalam Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Perparkiran sudah diatur jelas terkait sistem pembayaran parkir. Untuk sistem karcis misalnya, senilai Rp 1.000 untuk roda dua dan Rp 2.000 untuk roda empat. Sedangkan stiker bulanan, ayitu Rp 45 ribu bagi pemilik roda dua dan Rp 120 untuk roda empat per bulan. ”Kalau sudah dijalankan, saya akan menggunakan stiker,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (29/8).

Baca Juga :  Daftar Pawai Takbir, Dapat Uang BBM Rp100 Ribu

Ia menilai Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang perlu menanyakan ke Dishub, berapa realisasi retribusi parkir. Jangan sampai tidak terealisasi bahkan turun dari tahun sebelumnya. Kondisi keuangan sekarang, harusnya realisasi sumber-sumber PAD maksimal.

Ia banyak menerima laporan, Dishub dilema terkait belum diterapkannya sistem parkir stiker. Diantaranya khawatir para juru parkir tidak mau melayani pengguna jasa. Bila terkait hal ini, M Arif meminta Dishub tegas, dengan mengganti juru parkir yang bandel atau tidak ikut aturan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang Bambang Hartanto menuturkan, bagi masyarakat yang ingin menggunakan pembayaran parkir bulanan sudah bisa.

Baca Juga :  Harga Ikan Bilis Diprediksi Naik

Caranya sangat mudah, yaitu mendatangi Kantor Dishub Kota Tanjungpinang yang berada di Terminal Sungai Carang, Bincen, Tanjungpinang. ”Masyarakat datang, dan bilang mau pembayaran parkir sistem karcis atau bulanan atau bahkan tahunan. Nanti diberikan,” tuturnya.

Ia mengaku minat masyarakat terhadap pembayaran parkir stiker minim. Padahal, dirancang untuk memudahkan masyarakat. Selain itu, pencataan retribusi yang diterima pemerintah daerah lebih jelas.(DESI-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here