Dewan Pertanyakan Dana Taskin dari Pemprov

0
172
BERKUNJUNG: Wakil Ketua II DPRD Anambas Amat Yani ketika mengunjungi Taman Kanak-Kanak Negeri di Jemaja beberapa waktu lalu. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas hingga kini belum pernah mendapatkan dana pengentasan kemiskinan (taskin), dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) sejak tahun 2015.

Uniknya lagi, di saat pihak Pemprov Kepri mengatakan defisit anggaran namun di kabupaten lain dana taskin selesaikan. Sedangkan untuk Kabupaten Anambas dicoret dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Kepri.

Amat Yani Waki Ketua II DPRD Kabupaten Anambas mengatakan, dari hasil Evaluasi APBD dinyatakan pada rekening PPKD 4.04.4.04.05.00.00.4.3.5 bantuan keuangan dari provinsi tentang dana pengentasan kemiskinan belum dilandasi dasar hukum.

”Hal ini dikarenakan, sejak tahun 2015 sampai dengan 2018 anggaran dari provinsi masih sekitar Rp 17 miliar yang belum dikucurkan. Alasannya yaitu APBD Provinsi defisit,” sesal Yani, Senin (1/1). Bahkan, yang paling disesalkan tambah politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu, di saat Anambas tidak dikucurkan namun kabupaten/kota lain sudah selesai dibayarkan.

”Kami bertanya ada apa ini. Untuk itu, kami meminta dan mengharapkan untuk menyelesaikannya serta dimasukkan dalam APBDP Provinsi 2018. Apabila program ini dapat berjalan, tentunya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Yani.

Bukan hanya itu, lanjut Yani, DPRD dan Pemerintah Anambas berencana pada bulan Januari akan menghadap Gubernur serta mendesak DPRD Provinsi Kepri untuk menyelesaikan dana Taskin ini.

Sementara itu, Indra Syahputra Seketaris Partai Golkar Kabupaten Anambas (KKA) menyayangkan apa yang terjadi saat ini. Mengingat, sebagai daerah perbatasan dan terdepan kenapa Anambas seperti dianak tirikan. Sedangkan, untuk daerah lainnya di Kepri dibayarkan. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here