Dewan Pertanyakan Duit Sembako Murah

0
360
Pasar murah: Wako Batam Rudi saat menyerahkan sembako di pasar murah di Galang beberapa waktu lalu. F-istimewa/humas pemko batam

BATAM – Beberapa tahun belakangan ini, Pemerintah Kota Batam selalu menggelar pasar murah dua kali setiap tahun. Tahun depan, Pemko akan meningkatkan jumlah alokasi paket pasar murah, menjadi 120 ribuan dengan anggaran sekitar Rp7 miliar. Namun kini, pasar murah itu mulai dipertanyakan dewan, karena disebutkan dalam laporannya, Wali Kota Batam, tidak mencantumkan pengembalian dana modal untuk pasar murah.

Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna DPRD Batam, tentang RAPBD tahun 2018, Selasa (7/11) mempertanyakan hal itu untuk dijawab pada paripurna selanjutnya. Fraksi ini meminta agar Wali Kota yang diwakili Wakil Wali Kota, Amsakar Achmad meminta agar keberadaan dana itu diungkapkan.

”Warga khan mendapatkan itu tdiak gratis dan harus membeli. Wali Kota harus menjelaskan kemana dana pengembalian modal untuk pasar murah itu,” kata juru bicara PDIP, Dendis Rajagukguk.

FPDIP mengaku mendukung langkah pemerintah kota menggelar pasar murah yang kemudian tahun depan akan ditingkatkan. Pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Nuryanto dan Wakil Ketua Zainal Abidin, dewan juga mempertanyakan perihal pajak hotel di APBD murni 2017 sebesar Rp117 miliar. Namun kemudian di APBD-P diturunkan menjadi Rp96 miliar. ”Tapi kenapa di APBD 2018 meningkat lagi, setara tahun ini sebesar Rp117 miliar. Minta ini dijelaskan,” sambungnya.

Sementara juru bicara Partai Golkar, Ruslan Ali Washim mengingatkan diperlukan kesungguhan efisiensi pengelolaan retribusi daerah dan pajak. Hal itu dinilai sangat penting, karena APBD Batam masih didominasi dana eksternal, atau di luar PAD.

Sehingga dikhawatirkan, saat dana eksternal dalam hal ini dari pemerintah pusat dipangkas, akan berdampak besar bagi Batam. Sementara jubir Fraksi Demokrat, Yunus mempertanyakan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batam hanya sedikit yang datang.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here