Dewan Sahkan Dua Ranperda, OPD di Bintan Bertambah

0
504
KETUA DPRD Bintan H Nesar Ahmad didampingi Wakil Ketua Agus Wibowo dan Trijono menyerahkan Ranperda revisi SOTK kepada Bupati H Apri Sujadi, Rabu kemarin. f-jendaras/tanjungpinang pos

BINTAN – Jumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan bertambah, setelah Ranperda revisi Perda nomor 7/2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah disahkan DPRD Bintan, Rabu (21/2). Pengesahan Ranperda revisi SOTK ini disejalankan dengan pengesahan Ranperda perubahan Perda nomor 9/2012 tentang penyelenggaraan pendidikan.

Ketua Pansus pembentukan dan susunan perangkat daerah DPRD Bintan Agus Wibowo menerangkan, hal yang mendasar dalam revisi Ranperda struktur perangkat daerah atau SOTK itu, yaitu perubahan fungsi dan pembentukan beberapa OPD.

”Setelah pembahasan panjang, jumlah OPD di Bintan bertambah. Semula 28 OPD, sekarang sudah jadi 29 OPD,” kata Agus Wibowo, sebelum paripurna DPRD Bintan tentang pengesahan dua Ranperda, Rabu (21/2) kemarin.

Baca Juga :  Pemkab Belum Bayar Lahan Warga

Agus mengungkapkan, ke depan, Pemkab Bintan memiliki Dinas Kominfo dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Sedangkan DPMPTSP akan berdiri sendiri. Kemudian Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian dilebur menjadi satu OPD, terjadi penggabungan. Kemudian, bidang kebudayaan digabung, dan menjadi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap dipertahankan.

”Jadi, ada dua OPD baru, dan satu OPD dikurangi akibat penggabungan. Jadi, sebelumnya ada 28 OPD, kini bertambah satu, sehingga menjadi 29 OPD. Sedangkan kecamatan tetap 10,” sebut Agus Wibowo.

Paripurna dewan Bintan dipimpin Ketua DPRD H Nesar Ahmad didampingi Wakil Ketua Agus Wibowo dan Trijono. Paripurna dihadiri Bupati Bintan H Apri Sujadi, Sekda Adi Prihantara dan sejumlah pimpinan OPD, serta anggota DPRD Bintan.

Baca Juga :  Car Free Day Diberlakukan di Taman Kota Kijang

Pada kesempatan lain, Sekretaris Pansus Ranperda tentang penyelenggaraan pendidikan, Hesti Gustrian menyampaikan, pihaknya telah melakukan inventarisir permasalahan pendidikan di Bintan. Seperti masalah pendidikan karakter, kurikulum pendidikan, pendanaan pendidikan, pendidikan keagamaan, hingga peran serta masyarakat dan orang tua.

Seperti terinci dalam Perda, Hesti pun berharap agar penyelenggaraan pendidikan di Bintan ke depannya bisa semakin membaik. Usai menyampaikan laporan hasil kerja pansus berikut catatannya.

”Dengan adanya perda ini, diharapkan ada pemerataan sistem, pemberian beasiswa dan juga guru honor, terpenting adanya kesadaran orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk mendapatkan pendidikan,” ujar Hesti.

Baca Juga :  Lintas Timur Sudah Bisa Dilalui Pengendara

Sekretaris Pansus Ranperda tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, Umar Ali Rangkuti menuturkan, dalam perda yang baru direvisi ini terjadi beberapa perubahan dalam perangkat daerah. Ada dinas yang dilebur dan digabung hingga penambahan dinas baru di Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan apresiasi kepada DPRD Bintan, yang sudah bekerja dalam mengesahkan Ranperda yang diusulkan oleh Pemkab Bintan kepada DPRD Bintan. ”Memang permasalahan pendidikan sangat komplek dan harus ada penyempurnaan,” tutur Apri. (fre/aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here